RADAR BOGOR - Penerima BPNT yang hingga Kamis, 20 Agustus 2026 belum melihat saldo masuk ke KKS mungkin masih bertanya-tanya kapan bantuan akan diterima.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, pencairan BPNT tahap ketiga masih dilaporkan berlangsung secara bertahap di sejumlah wilayah.
Sejumlah penerima mengaku sudah menerima saldo dan melakukan penarikan tunai.
Baca Juga: Coco Gauff Tembus 16 Besar Cincinnati Open 2026, Selangkah Lebih Dekat ke Gelar Kedua
Sebagian besar laporan yang muncul kali ini berasal dari pemegang KKS Bank BNI, dengan nominal bantuan yang umumnya berada di sekitar Rp600.000.
Di Ciledug, Tangerang, misalnya, penerima BPNT murni dengan KKS keluaran 2025 melaporkan sudah mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000. Penarikan dilakukan pada 20 Agustus 2026.
Kemudian dari Palimanan, Cirebon pemegang KKS tahun 2020 juga memberikan kabar bahwa BPNT telah cair.
Penerima tersebut bahkan sudah melakukan penarikan tunai dengan nominal sekitar Rp597.000.
Baca Juga: 3 Jabatan Kepala Dinas Dilantik, Wali Kota Bogor Ingatkan Pejabat Jangan Suka Pamer
Wilayah Tulungagung juga masuk dalam laporan pencairan.
KKS Bank BNI tahun 2025 disebut sudah menerima BPNT dan berhasil dilakukan penarikan.
Dari Bojonegoro penerima KKS tahun 2025 melaporkan saldo sekitar Rp600.000 telah masuk.
Tidak berhenti pada KKS keluaran baru, laporan pencairan juga muncul dari pemegang KKS lama.
Baca Juga: Gempa M4,8 Guncang Granada Spanyol, Tiga Orang Terluka dan Alhambra Sempat Ditutup
Di Mojokerto, KKS Bank BNI keluaran 2017 disebut sudah menerima BPNT sebesar Rp600.000. Sementara KKS tahun 2018 di Sukabumi juga dilaporkan sudah cair.
Di Cimanggis, Depok, pemegang KKS BNI tahun 2021 turut melaporkan pencairan sebesar Rp600.000.
Hal ini menunjukkan bahwa berdasarkan laporan yang beredar, penerima dengan tahun KKS berbeda sama-sama mulai mendapatkan pencairan.
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan bagi penerima yang melakukan penarikan melalui agen bank lain.
Baca Juga: UMKM Ikuti Sharing Session di Ciawi Bogor, Belajar Penguatan Legalitas hingga Pemasaran Digital
Beberapa laporan dari Pemalang dan Sukabumi menunjukkan nominal yang diterima sekitar Rp589.000 hingga Rp590.000 ketika KKS BNI digunakan melalui agen BRILink.
Karena itu, penerima sebaiknya menyimpan struk transaksi dan memeriksa keterangan transaksi apabila nominal yang diterima tidak persis Rp600.000.
Bantuan beras juga mulai dibagikan
Selain pencairan BPNT melalui KKS, bantuan pangan berupa beras juga dilaporkan mulai disalurkan di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Pertama Kali Tampil di Istana Merdeka, Wali Kenakan Busana Adat NTT sebagai Bentuk Solidaritas
Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masyarakat dilaporkan telah menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Bantuan yang dibagikan berupa beras tanpa minyak.
Kota Cirebon juga dilaporkan telah menyalurkan beras sebanyak 30 kilogram melalui kantor kelurahan.
Bojonegoro turut memberikan laporan pembagian bantuan beras pada tanggal yang sama.
Baca Juga: Gunung Papandayan, Destinasi Pendakian Ramah Pemula dengan Panorama Cantik di Garut
Kabar tersebut tentu menjadi perhatian masyarakat karena penyaluran bantuan pangan berlangsung bersamaan dengan laporan pencairan BPNT di sejumlah daerah.
Pencairan belum tentu bersamaan
Meskipun sudah banyak penerima yang melaporkan pencairan, bukan berarti seluruh KPM akan menerima bantuan pada jam yang sama.
Proses penyaluran dapat berlangsung secara bertahap.
Baca Juga: Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka, Polisi Beberkan Kronologinya
Oleh karena itu, penerima yang belum mendapatkan saldo pada pagi hari masih dapat melakukan pengecekan kembali pada siang atau waktu berikutnya.
Untuk KKS Bank BRI, dalam laporan yang menjadi bahan artikel ini belum banyak terlihat informasi mengenai pencairan.
Namun, penerima sebaiknya tetap memantau rekening dan tidak menjadikan informasi dari satu wilayah sebagai patokan mutlak.
Bagi yang belum cair, yang paling penting adalah tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal resmi.
Baca Juga: Selain BPNT, KPM Ini Bisa Terima Bansos Lebih dari Rp2 Juta Sekaligus, Simak Rincian Gabungannya
Hindari memberikan PIN, OTP, atau data rahasia kepada pihak yang mengaku dapat membantu mempercepat pencairan.
Dengan munculnya laporan dari Tangerang, Cirebon, Tulungagung, Bojonegoro, Depok, Mojokerto, hingga Sukabumi, pencairan BPNT tahap ketiga pada 20 Agustus 2026 memang dilaporkan semakin meluas.
Namun, penerima tetap perlu menunggu status masing-masing KKS karena pencairan satu daerah atau satu penerima tidak otomatis berarti seluruh KPM sudah menerima bantuan.
Editor : Khairunnisa RBSumber : YouTube @arfan Saputra channel