KPM Kombo Komponen Bansos PKH Total Saldo Masuk KKS Rp2 Juta di 150 Wilayah

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:19 WIB
Ilustrasi KPM mengambil dana bansos (Instagram @pkhdemak diolah Gemini AI)
Ilustrasi KPM mengambil dana bansos (Instagram @pkhdemak diolah Gemini AI)

RADAR BOGOR - Memasuki akhir Agustus 2026, gelombang pencairan bansos BPNT Tahap 3 (Alokasi Juli–September 2026) sebesar Rp600.000 serta PKH Triwulan 3 bergulir secara masif dari pagi hingga malam hari.

Penyaluran bansos diawali oleh pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri sejak dini hari dan kini disusul oleh bank Himbara lainnya (BRI, BNI, dan BSI). 

"Tercatat lebih dari 150 kabupaten/kota di Indonesia terkonfirmasi telah menerima transferan saldo bansos secara bertahap," kata narator dalam YouTube Erabaru Bansos. 

Baca Juga: KKS BRI Pecah Telur! Cek Bukti Cair Bansos BPNT Tahap 3 Rp600 Ribu di BRImo

Bahkan bagi KPM kombo yang memiliki beberapa komponen PKH (seperti lansia, disabilitas, anak sekolah SD-SMA) sekaligus penerima BPNT, total akumulasi bansos yang masuk ke KKS bisa menembus Rp1.200.000 hingga lebih dari Rp2.000.000.

Berikut ringkasan sebaran wilayah di Indonesia yang terpantau mencairkan bantuan sosial pada gelombang (termin) kali ini:

1. Pulau Jawa & Bali

Kabupaten Bogor, Brebes, Garut, Jember, Sumenep, Banyumas, Kebumen, Cilacap, Gunungkidul, Ciamis, Pandeglang, Jepara, Sleman, Kendal, Serang, Kota Kediri, Tegal, Madiun, dan Cilegon.

2. Pulau Sumatra

Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, OKI, OKU, OKU Timur, Simalungun, Serdang Bedagai, Pesawaran, Way Kanan, Musi Rawas, Kep. Meranti, Batu Bara, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pesisir Selatan, Lampung Barat, Bengkulu Utara, Tulang Bawang, Deli Serdang, Labuhanbatu Utara, Pasaman, Karo, Tapanuli Utara/Selatan, Kuansing, Indragiri Hulu, Siak, Padang Lawas, Samosir, Empat Lawang, Mukomuko, Sijunjung, Mesuji, Nias Barat, hingga Kepulauan Natuna.

3. Pulau Sulawesi dan Gorontalo

Kabupaten Bone, Pangkep, Luwu, Konawe Selatan, Takalar, Toli-Toli, Bulukumba, Tana Toraja, Banggai, Toraja Utara, Sinjai, Kolaka Timur, Gorontalo Utara, Minahasa Selatan/Utara/Tenggara, Tojo Una-Una, Luwu Timur, Bombana, Kolaka Utara, Banggai Kepulauan, Morowali, Morowali Utara, dan Banggai Laut.

4. Pulau Kalimantan

Baca Juga: JKT48 Rilis MV Fajar Sang Idola, Tampilkan Konsep Marching Band dengan Jemima sebagai Center

Kabupaten Landak, Sintang, Hulu Sungai Tengah, Kotawaringin Timur, Bengkayang, Hulu Sungai Utara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Sekadau, Kotawaringin Barat, Kutai Barat, Balangan, Tapin, Pulang Pisau, Seruyan, Barito Selatan/Utara/Timur, Murung Raya, dan Lamandau.

5. Maluku, Papua dan Nusa Tenggara

Maluku Tenggara, Buru, Kepulauan Tanimbar, Nunukan, dan Pasangkayu (sebagian wilayah terpencil/3T akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia).

Kementerian Sosial menerapkan aturan ketat dalam memvalidasi data penerima manfaat. 

Pastikan Anda tidak masuk dalam kategori pengecualian berikut agar bantuan tetap lancar:

• Terdata di DTSEN Desil 1–4: Wajib terdaftar aktif dan tersinkronisasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

• Bebas dari Indikasi Game Online Terlarang: NIK KPM yang terdeteksi atau terindikasi terhubung dengan aktivitas game online terlarang akan langsung dinonaktifkan dari daftar penerima bansos.

• Tidak Ada Anggota KK yang Menjadi Aparatur Negara: Dalam 1 Kartu Keluarga (KK) tidak boleh ada anggota keluarga yang berstatus PNS, PPPK, TNI, atau Polri.

Baca Juga: Akhirnya KPM di 3 Wilayah Terima Beras 30 Kg, Bansos Terpantau Cair Siang Ini

• Pemanfaatan Sesuai Peruntukan: Bantuan wajib digunakan untuk pemenuhan gizi, bahan pangan pokok, pendidikan, dan kesehatan keluarga.

Proses pemindahbukuan (top-up) dana dari Kas Negara ke rekening KKS dilakukan secara bergelombang (termin). 

Bagi pengguna fasilitas Mobile Banking seperti Livin' by Mandiri atau BRImo, Anda dapat memantau notifikasi saldo masuk secara real-time tanpa perlu pergi ke mesin ATM.

Jika status di SIKS-NG sudah menunjukkan Standing Instruction (SI), saldo bansos dipastikan akan masuk secara bertahap.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
bpnt kpm bansos kks pkh