RADAR BOGOR - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dibuat terkejut sekaligus bahagia usai mendapati saldo bansos di rekeningnya membengkak jauh dari biasanya pada pencairan tahap ketiga tahun 2026.
Jika biasanya hanya menerima BPNT senilai Rp600.000, sebagian KPM kini mendapati saldo hingga mencapai Rp4.190.000 dalam satu kali pencairan.
Testimoni KPM yang Mengaku Terkejut
Melansir dari kanal youtube Erabaru Bansos, fenomena ini pertama kali mencuat dari testimoni KPM yang membagikan pengalamannya sekaligus mempertanyakan darimana sumber dana tersebut.
Baca Juga: Bantuan Beras 30 Kg Kembali Disalurkan, Ini Daftar Daerah Penerima per 22 Agustus 2026
“Bikin kaget, biasanya hanya dapat BPNT sebesar Rp600.000, tapi kali ini saldonya malah Rp4.190.000. Ini saldo dari mana?” tulis salah satu KPM yang mempertanyakan sumber dana tambahan tersebut.
Tak hanya satu orang, KPM lain juga melaporkan pengalaman serupa dengan nominal saldo mencapai Rp3.600.000 setelah berhasil bertransaksi di ATM.
Penjelasan di Balik Saldo yang Membengkak
Fenomena saldo bertambah signifikan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan penjelasan yang beredar, kondisi ini terjadi karena KPM yang bersangkutan masuk dalam hasil validasi data terbaru, yaitu dari yang sebelumnya hanya tercatat sebagai penerima BPNT murni, kini bertambah status menjadi penerima PKH plus BPNT sekaligus.
Baca Juga: Hari Ini Penyaluran Bansos PKH BPNT Tahap 3 Merata di KKS BNI, Segini Saldonya
Selain itu, ada pula KPM yang menerima rapelan atau bantuan susulan dari tahap sebelumnya yang belum sempat ditransaksikan.
“Ada tahap dua yang susulan yang mungkin beberapa hari kemarin sudah cair, nah Bapak Ibu tidak mengeceknya, nah langsung juga cair sekarang BPNT plus PKH-nya,” demikian penjelasan saluran Erabaru Bansos mengenai mekanisme penggabungan pencairan ini.
Komponen PKH Turut Mempengaruhi Besaran Saldo
Besaran total bantuan yang diterima KPM juga bergantung pada komponen PKH yang dimiliki masing-masing keluarga. Komponen anak SMA/SMK atau Madrasah Aliyah misalnya, memiliki nominal bantuan yang cukup besar sehingga ketika digabungkan dengan BPNT dan rapelan tahap sebelumnya, total saldo yang diterima bisa melonjak signifikan dibanding pencairan biasa.
Baca Juga: Bantuan Beras 30 Kg Alokasi Juli-September 2026 Sudah Mulai? Cek Kriteria bagi Penerima
Di balik kabar gembira ini, KPM tetap dihimbau untuk tidak berlebihan dalam menyikapi lonjakan saldo tersebut. Dana bantuan sosial disarankan digunakan secara bijak untuk kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk keperluan konsumtif di luar peruntukannya.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube ERABARU BANSOS