RADAR BOGOR – Kabar gembira yang dinanti-nantikan oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia akhirnya tiba. Gelombang penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 3 alokasi tiga bulan (Juli–September) senilai Rp600.000 terpantau pecah dan cair secara masif di 512 kabupaten atau kota pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dilansir dari kanal akun YouTube Info Bansos, di bawah ini merupakan rangkuman kabar terbaru terkait bantuan sosial:
Proses penyaluran saldo dana BPNT senilai Rp600.000 kali ini menunjukkan lonjakan transaksi yang sangat signifikan melalui bank penyalur Bank BNI dan Bank BRI.
Baca Juga: 4 Klub Padel Bogor Bersatu pada Merdeka Rally Cup 2026, Rayakan HUT ke-81 RI
Mengikuti jejak Bank Mandiri dan BSI yang telah mencairkan lebih awal, KPM di berbagai wilayah dari Sabang sampai Merauke kini ramai membagikan bukti penarikan saldo KKS mereka melalui mesin ATM maupun layanan mobile banking seperti Wondr by BNI dan BRIMO.
Menariknya, sejumlah KPM BPNT murni juga mendapati isi saldo KKS membengkak hingga jutaan rupiah.
Hal ini terjadi karena KPM tersebut terpilih masuk ke dalam validasi sistem sebagai penerima baru Program Keluarga Harapan (PKH), sehingga menerima pencairan akumulasi atau rapelan bersama dengan BPNT Tahap 3.
Bagi KPM yang saldonya masih kosong, pantauan pada sistem SIKS-NG pusat menunjukkan sinyal positif pencairan susulan dengan status yang telah bergerak menuju Surat Perintah Membayar (SPM) dan bersiap ke Standing Instruction (SI).
Baca Juga: Kecelakaan di Bantarkemang Bogor, Toyota Calya Tabrak Motor hingga 3 Orang Luka
Selain bantuan tunai, pemerintah juga tengah memasifkan distribusi bantuan pangan berupa beras 30 kg melalui kantor desa dan kelurahan setempat secara bertahap.***
Editor : Asep SuhendarSumber : Youtube Info Bansos