RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 3 dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus atau awal September.
Namun, dikutip dari YouTube Ach Haris Efendy, sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapati bantuan mereka belum juga masuk ke rekening KKS.
Sebelum panik, penting untuk memahami penyebab serta langkah yang bisa diambil agar hak bantuan bisa kembali diproses.
Baca Juga: Borong 11 Piala, SDN Cimanggu Bogor Sabet Juara Umum FTBI Tanah Sareal
Ciri-Ciri Bansos Tahap 3 Tidak Cair
Untuk mengetahui apakah bantuan Anda tertunda atau memang dihentikan, Anda bisa mengecek status pada portal resmi Cek Bansos.
Jika periode pencairan masih tertulis April-Mei-Juni 2026 dan belum diperbarui menjadi Juli-Agustus-September, hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa bantuan sosial pada tahap 3 ini tidak dicairkan.
Baca Juga: Kisah Pekerja Migran Kini Jadi Pengusaha Kuliner di Taiwan, yaitu Nasabah BRI Sri Purwanti
Langkah Menyelesaikan Masalah Kategori Daya Listrik (PLN) Tinggi
Bantuan sosial bisa mendadak tidak cair apabila data KPM terdeteksi memiliki daya listrik 2.200 VA ke atas.
Jika data tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil di rumah, Anda dapat mengajukan sanggahan melalui langkah berikut:
- Siapkan bukti atau struk pembayaran listrik bulan terakhir (seperti bulan Juni atau Juli).
- Catat nomor ID pelanggan/meteran serta daya listrik riil rumah Anda (misalnya 450 VA atau 900 VA).
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan ESG 2026, Social Bond Dorong Akses Pembiayaan Inklusif
- Laporkan dokumen tersebut kepada pendamping sosial, kantor desa, atau kelurahan.
- Petugas akan mengunggah berkas bukti sanggahan tersebut ke dalam sistem SIKS-NG untuk diverifikasi ulang oleh pusat.
Solusi Terindikasi Transaksi Game Online Terlarang
Apabila pencairan bantuan dihentikan akibat NIK atau identitas KPM terdeteksi melakukan transaksi pada platform game online terlarang, penanganannya terbagi menjadi dua skenario:
Jika Identitas Dicuri atau Dipakai Orang Lain (Tidak Terbukti):
- KPM dapat membuat dan menandatangani berita cara klarifikasi yang drafnya sudah tersedia di aplikasi SIKS-NG.
- Berita acara yang telah ditandatangani serta diketahui oleh Kepala Desa/Lurah dan Pendamping Sosial akan diunggah kembali ke sistem.
Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg Disalurkan Agustus 2026, Ini Mekanisme Salur dan Cara Ambil Bantuan
Jika Terbukti Ada Transaksi Dalam Keluarga:
- Tutup akun rekening bank atau e-wallet yang terdeteksi di SIK-NG untuk transaksi platform tersebut.
- Simpan bukti penutupan akun (berupa screenshot konfirmasi dari email atau pesan resmi).
- Buat dan tanda tangani surat pernyataan bermaterai yang menyatakan penutupan akun.
- Serahkan bukti penutupan beserta surat pernyataan ke pihak desa atau pendamping sosial untuk diunggah ke SIKS-NG.
Baca Juga: SKTP TPG Juli 2026 Tetap Terbit Meski JJM Baru Disinkron Agustus, Ini 3 Syaratnya
Pentingnya Crosscheck dan Sikap Bijak KPM
Untuk mengetahui alasan pasti penghentian bantuan, KPM disarankan langsung berkonsultasi dengan pihak berwenang di wilayah masing-masing.
"Anda bisa konsultasi ke kepala desa atau kelurahan ataupun juga ke pendamping untuk di crosscheck di SIKS-NG kira-kira apa penyebab (ter-exclude) pastinya itu apa," ujar narator YouTube Ach Haris Efendy.
Baca Juga: Resep Rica-Rica Hati Ampela Pedas Gurih, Bumbunya Meresap, Cocok untuk Lauk Nasi
Perlu diingat kembali bahwa bantuan sosial sifatnya adalah bantuan stimulan dan bukan gaji bulanan.
Jika ketidakcairan disebabkan oleh tingkat ekonomi keluarga yang memang sudah meningkat atau sejahtera, KPM diharapkan dapat menyikapi hal tersebut secara bijak.***
Editor : Robecca SesariaSumber : YouTube Ach Haris Efendy