Ada 4 Bansos yang Masih Cair hingga September, Cek Daftarnya

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 14:04 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @pemdeskecila)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @pemdeskecila)

RADAR BOGOR - Penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) masih berlangsung hingga September 2026. Selain PKH dan BPNT, terdapat bantuan beras 10 kg serta BLT Dana Desa yang memiliki sasaran dan mekanisme berbeda. Karena masing-masing program mempunyai ketentuan tersendiri, menerima satu jenis bantuan tidak otomatis membuat seseorang menerima bantuan lainnya.

Melansir dari kanal Youtube Pendamping Sosial pada Senin, 24 Agustus 2026, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima pencairan, proses penyaluran PKH dan BPNT tahap ketiga masih berjalan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September.

Dengan demikian, belum cair pada Agustus belum selalu berarti bantuan dihentikan. Namun, ada pula kondisi tertentu yang dapat menyebabkan data penerima tidak lagi masuk dalam penyaluran.

Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH Rp1,2 Juta dan BPNT Tahap 3 Via BSI dan Mandiri

PKH Tahap 3 Masih Berjalan hingga September

Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Penyalurannya dilakukan secara bertahap sehingga waktu masuknya bantuan dapat berbeda antara satu KPM dengan KPM lainnya.

Penerima PKH pada periode ini diprioritaskan dari kelompok desil 1 sampai 4 berdasarkan data kesejahteraan. Sementara itu, kelompok desil 5 ke atas disebut tidak menjadi sasaran utama dalam penyaluran berdasarkan ketentuan yang dijelaskan dalam materi tersebut.

Bagi KPM yang belum menerima PKH, terdapat beberapa kemungkinan. Pertama, proses pencairan memang belum sampai pada rekening atau wilayah penerima karena penyaluran masih berlangsung.

Baca Juga: Hampir 10 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat Program Tali Kasih BRI

Kedua, data penerima dapat mengalami eksklusi otomatis apabila sistem mendeteksi adanya keterkaitan dengan aktivitas game online terlarang.

Untuk mengetahui kondisi sebenarnya, KPM dapat memeriksa status melalui aplikasi Cek Bansos. Selain itu, informasi dapat dikonfirmasi kepada petugas desa atau kelurahan maupun pendamping sosial PKH agar status kepesertaan dapat diketahui dengan lebih jelas.

BPNT Tahap 3 Juga Belum Berakhir

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako juga memasuki tahap ketiga dengan periode Juli, Agustus, dan September. Penyaluran yang dilakukan secara bertahap membuat sebagian KPM masih menunggu masuknya bantuan ke rekening KKS.

Baca Juga: Festival Kemerdekaan Sentul City 2026 Hadirkan Donnie Sibarani, Masyarakat Umum Bisa Nonton

KPM yang belum menerima BPNT tidak selalu berarti tidak lagi terdaftar sebagai penerima. Salah satu penyebabnya dapat berupa proses administrasi dan penyaluran yang masih berjalan hingga September.

Di sisi lain, data tertentu juga dapat mengalami pemblokiran otomatis apabila sistem menemukan indikasi aktivitas game online terlarang.

Karena itu, pengecekan status menjadi langkah penting bagi KPM yang belum menerima BPNT. Status tersebut dapat ditanyakan kepada petugas yang menangani bansos di desa atau kelurahan maupun pendamping sosial.

Baca Juga: Nenek 61 Tahun Meninggal Saat Antre Bantuan Beras di Kota Bogor, Begini Kronologinya

Bantuan Beras 10 Kg Bisa Diterima Bersamaan dengan PKH atau BPNT

Selain bantuan tunai melalui PKH dan BPNT, terdapat bantuan sosial berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Untuk alokasi tiga bulan, total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram atau tiga karung beras.

Program beras ini memiliki mekanisme yang berbeda karena bukan merupakan bansos reguler PKH maupun BPNT. Bantuan tersebut disebut sebagai bentuk stimulus atau penebalan bantuan dan penyalurannya dapat dilakukan melalui kantor desa, kelurahan, atau kecamatan.

Hal penting yang perlu dipahami, penerima PKH atau BPNT tidak otomatis menjadi penerima bantuan beras. Sebaliknya, seseorang yang tidak menerima PKH maupun BPNT masih dapat tercatat sebagai penerima bantuan beras apabila masuk dalam sasaran program.

Baca Juga: ETLE Kabupaten Bogor Bertambah 3 Titik, Ini Lokasi Kamera Tilang Elektronik Terbaru

“Sebaliknya, ada KPM yang tidak menerima PKH maupun BPNT tetapi dinyatakan layak menerima bantuan beras, dan ada pula yang beruntung menerima keduanya sekaligus,” jelas narator melalui kanal Youtube Pendamping Sosial.

Dengan kondisi tersebut, kemungkinan penerimaan bantuan bisa berbeda-beda. Ada KPM yang hanya menerima PKH, hanya BPNT, menerima bantuan beras, atau memperoleh beberapa jenis bantuan sekaligus sesuai dengan data dan ketentuan masing-masing program.

Tiga Bulan Sekaligus, BLT Desa Berpotensi Diterima Rp900 Ribu

BLT Dana Desa juga menjadi salah satu bantuan yang masih berkaitan dengan periode Juli hingga September. Besarannya Rp300.000 per bulan sehingga jika tiga bulan disalurkan sekaligus, total yang diterima mencapai Rp900.000.

Baca Juga: Semarak Sunday Wellness Carnival Sentul City, Komunitas Anabul dan Aerobik Ramaikan Akhir Pekan

Berbeda dengan PKH dan BPNT, BLT Dana Desa diarahkan kepada masyarakat yang belum atau tidak terjangkau oleh kedua program tersebut.

Artinya, program ini dapat menjadi salah satu bentuk dukungan bagi kelompok masyarakat yang tidak masuk dalam penerima PKH maupun BPNT.

Kelompok yang menjadi prioritas antara lain lansia, keluarga yang memiliki anggota dengan penyakit menahun, serta anak yatim piatu. Namun, penerapannya tetap mengikuti ketentuan dan pendataan yang berlaku di masing-masing desa.

Baca Juga: Honda Scoopy Ojek Online Milik Bang Adi Direstorasi Total, dari Motor Penuh Lakban Jadi Kinclong Lag

Bagaimana Jika Data Bansos Terblokir karena Game Online Terlarang?

Salah satu persoalan yang dibahas adalah kondisi ketika anggota keluarga terindikasi melakukan aktivitas game online terlarang dan data keluarga kemudian mengalami eksklusi otomatis dari sistem.

Dalam kondisi tersebut, pendamping sosial menjelaskan bahwa apabila indikasi tersebut telah dinyatakan valid oleh sistem, saat ini belum tersedia jalur sanggah yang dapat digunakan untuk mengembalikan status penerima bansos.

Artinya, meskipun anggota keluarga lain sebenarnya masih memenuhi kriteria kesejahteraan, pemblokiran yang telah ditetapkan melalui sistem pusat tidak serta-merta dapat dibatalkan melalui pendamping sosial di tingkat daerah.

Baca Juga: Yang KKS-nya Masih Kosong, Ini Perkembangan Pencairan Bansos PKH BPNT 24 Agustus 2026

Karena itu, penggunaan dan keamanan data anggota keluarga perlu diperhatikan. Persoalan yang melibatkan satu anggota keluarga dapat berdampak terhadap status bantuan yang berkaitan dengan data keluarga secara keseluruhan.

KPM yang Belum Cair Sebaiknya Tidak Langsung Menyimpulkan Bansos Dihentikan

Dengan penyaluran yang masih berlangsung hingga September, KPM yang belum menerima PKH atau BPNT sebaiknya terlebih dahulu memastikan status kepesertaannya.

Belum masuknya bantuan pada Agustus belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang telah dikeluarkan dari daftar penerima.

Baca Juga: Jadwal Penyaluran Bantuan Beras 30 Kg 25-26 Agustus 2026, Simak Daerah yang Kebagian

Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau dikonfirmasi kepada perangkat desa, kelurahan, maupun pendamping sosial. Jika statusnya masih aktif dan proses penyaluran belum selesai, KPM masih memiliki kemungkinan menerima bantuan pada tahap berikutnya.

Di sisi lain, apabila status memang mengalami eksklusi atau pemblokiran, penyebabnya perlu diketahui secara jelas.

Hal ini penting agar KPM tidak hanya mengandalkan informasi dari perubahan saldo KKS, tetapi juga memahami status kepesertaan dan mekanisme penyaluran masing-masing program.

Baca Juga: GAFA Perluas Aliansi ke 9 Negara, Fokus Tingkatkan Kesehatan dan Performa Atlet Perempuan

Dengan demikian, hingga September 2026 terdapat beberapa jenis bantuan yang masih menjadi perhatian, yaitu PKH dan BPNT tahap ketiga, bantuan beras 10 kilogram per bulan, serta BLT Dana Desa.

Keempatnya memiliki sasaran, besaran, dan mekanisme berbeda sehingga pencairannya tidak dapat disamakan antara satu program dengan program lainnya.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Pendamping Sosial
bpnt bansos blt dana desa Beras 10 Kg pkh