Daftar 5 Bansos Cair Beruntun Periode 25-31 Agustus 2026, Cek Penerima dan Besarannya

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:21 WIB
Ilustrasi penerima bansos tahap 3 Agustus 2026. (dinsos.jabar)
Ilustrasi penerima bansos tahap 3 Agustus 2026. (dinsos.jabar)

RADAR BOGOR - Memasuki pekan terakhir Agustus 2026 periode 25–31 Agustus, pemerintah melalui Kementerian Sosialisasi dan kementerian terkait memacu penyaluran bansos secara masif. 

Berdasarkan pemantauan di lapangan dan bukti transaksi KKS para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pencairan bansos periode ini mencatatkan akumulasi saldo yang terbilang besar bahkan ada yang menyentuh angka Rp4 juta hingga Rp5 juta per rumah tangga.

"Tingginya nominal saldo yang masuk ke rekening KKS ini terjadi akibat adanya penyaluran ganda (rapel multitahap), validasi sistem baru, serta penyerapan bansos di sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi," jelas narator dalam YouTube Info Bansos. 

Baca Juga: Nongkrong Kalcer di Hello Bowie, Smoothies Bar Sehat Tanpa Gula di Bogor

Rincian 5 Jenis Bansos yang Cair Beruntun Akhir Agustus 2026

1. PKH Multitahap (Rapel Akumulasi Hingga Rp4,2 Juta)

Bagi KPM yang sempat mengalami penundaan pencairan akibat validasi data pada tahap sebelumnya, sistem Kemensos kini mencairkan alokasi dana secara kumulatif (rapel) bersamaan dengan Tahap 3 (Juli–September 2026).

Simulasi Perhitungan Komponen Ganda:

• Komponen Ibu Hamil/Balita (Rp750.000) + Anak SMA/SMK (Rp500.000) = Rp1.250.000 per tahap.

• Pencairan Rapel 2 Tahap (Tahap Susulan + Tahap 3 Berjalan) = Rp2.500.000.

• Tambahan Komponen Lansia/Disabilitas (Rp600.000 x 2) + Penyesuaian Data = Total akumulasi bisa menyentuh Rp4.200.000.

2. BPNT Multitahap & Pengisian Kuota KPM Baru

Baca Juga: Bansos BLT Dana Desa Belum Cair Juga? Warga Wajib Tahu Info Penting Ini

Pembaruan data pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala membuat sejumlah KPM BPNT Murni mendadak tervalidasi oleh sistem menjadi penerima komplementer PKH Tahap 3. 

Hal ini dilakukan pemerintah untuk mengisi kuota penerima PKH yang kosong akibat KPM lama yang tergraduasi atau nonaktif.

3. PIP Kemendikbudristek & KIP Kuliah

PIP Sekolah: Pencairan PIP alokasi Agustus untuk tingkat SMA/SMK sederajat mencapai hingga Rp1.800.000 per siswa (khusus kelas 7/siswa baru).

Akumulasi Keluarga: Jika dalam satu KK terdapat penerima PKH rapel, BPNT Rp600.000, dan PIP sekolah Rp1.800.000, total saldo tunai yang diterima keluarga tersebut bisa mencapai Rp4.800.000.

KIP Kuliah (Perguruan Tinggi): Proses pengusulan pencairan dana bagi mahasiswa aktif (ongoing) semester ganjil sedang dieksekusi oleh Puslapdik. Bantuan biaya hidup yang disalurkan berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan (dibayarkan per semester sebesar Rp4,8 juta – Rp8,4 juta).

Baca Juga: Taman Wisata Pasir Putih Depok, Liburan Keluarga Seru Tanpa Harus Keluar Jabodetabek

4. Bantuan Modal Usaha PPSE Kemensos (Hingga Rp5 Juta)

Pemerintah juga menyalurkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) bagi KPM PKH/BPNT yang dinilai siap melakukan graduasi mandiri atau memiliki rintisan usaha. 

Bantuan ini diberikan berupa stimulan modal usaha produktif atau alat kerja senilai hingga Rp5.000.000.

5. Bantuan Pangan Beras 30 Kg

Penyaluran beras alokasi 3 bulan (Juli, Agustus, September 2026) sebesar 30 kg (3 karung @10 kg) terus didistribusikan, via balai desa/kelurahan atau titik bagi PT Pos Indonesia untuk menekan pengeluaran belanja pangan harian KPM.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
Sumber : Youtube Info Bansos
bpnt pip bansos beras pkh