Banjir Saldo KKS: Rincian Pencairan Rapelan PKH Rp4,2 Juta hingga PPSE Rp5 Juta

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:01 WIB
Ilustrasi penerima bansos melalui KKS Merah Putih (YouTube Linjamsos Oke/diolah oleh Gemini AI)
Ilustrasi penerima bansos melalui KKS Merah Putih (YouTube Linjamsos Oke/diolah oleh Gemini AI)

RADAR BOGOR - Pekan terakhir bulan Agustus 2026 menjadi momen penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia. 

Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan instansi terkait, secara masif mengucurkan berbagai program bansos yang langsung ditransfer ke kartu KKS Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI) maupun disalurkan via PT Pos Indonesia.

"Tak tanggung-tanggung, akumulasi pencairan bansos multitahap dan program komplementer di akhir bulan ini bisa menyentuh angka Rp4,2 juta hingga Rp5 juta per keluarga yang memenuhi kriteria," jelas narator dalam YouTube Klik Bansos. 

Baca Juga: Jalan Sehat HUT Kemerdekaan, Warga Kampung Perapatan Bogor Berbagi Doorprize

Berikut rincian lengkap 5 bansos yang terpantau cair secara serentak dan multitahap di berbagai daerah:

1. PKH Tahap 3 Rapelan (Hingga Rp4.200.000)

Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 berjalan secara multitahap. 

KPM yang sempat mengalami kendala validasi data pada tahap sebelumnya kini menerima pencairan secara akumulatif (rapelan).

Simulasi Hitung Saldo Rp4,2 Juta:

Komponen Ibu Hamil/Balita: Rp750.000 per tahap.

Baca Juga: SKTP Juli 2026 Tidak Terbit Buat TPG Hangus? Cek 3 Kondisi Status Portal Info GTK

Komponen Anak SMA/SMK: Rp500.000 per tahap.

Komponen Lansia / Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap.

Jika dalam 1 keluarga memiliki penggabungan komponen ganda beserta hak tahap sebelumnya yang tertunda, total saldo yang masuk ke kartu KKS terpantau mencapai Rp4,2 juta.

2. BPNT Murni Tervalidasi Sistem Jadi KPM PKH

Dampak dari pembaruan berkala Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sejumlah KPM BPNT murni secara otomatis mendadak tervalidasi masuk sebagai penerima PKH Tahap 3. 

Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kuota KPM PKH lama yang telah nonaktif atau tergraduasi.

3. PIP Pendidikan & KIP Kuliah Semester Ganjil

PIP Sekolah: Alokasi Agustus cair masif hingga Rp1.800.000 per siswa untuk jenjang SMA/SMK sederajat (khususnya siswa baru/kelas 7 dari KPM desil 1–4).

KIP Kuliah: Kampus dan LLDTI sedang mengebut pencairan biaya hidup semester ganjil bagi mahasiswa aktif (ongoing). Nominal yang ditransfer berkisar antara Rp4.800.000 hingga Rp8.400.000 per semester (dihitung Rp800 ribu–Rp1,4 juta per bulan).

Baca Juga: Kenapa TPG Juli 2026 Belum Cair Meski SKTP Terbit 3 Agustus? Simak Penjelasannya 

Contoh Akumulasi Saldo Keluarga (Hingga Rp4,8 Juta):

Jika 1 rumah tangga menerima rapelan PKH (Rp2,4 juta) + BPNT (Rp600 ribu) + PIP Anak SMA (Rp1,8 juta), total kucuran dana tunai yang diterima keluarga tersebut bulan ini menembus Rp4.800.000.

4. Bantuan Modal Usaha PPSE (Hingga Rp5.000.000)

Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kemensos disalurkan bersamaan dengan bansos Tahap 3. 

Bantuan ini diberikan berupa stimulan modal usaha produktif atau alat kerja senilai hingga Rp5.000.000.

Sasaran utamanya adalah KPM PKH/BPNT yang memiliki rintisan usaha dan dipersiapkan untuk graduasi mandiri.

5. Bansos Beras Pangan Total 30 Kg

Penyaluran bantuan beras fisik disalurkan secara bertahap/dirapel untuk alokasi 3 bulan sekaligus (10 kg/bulan = total 30 kg) melalui titik bagi kantor desa/kelurahan atau PT Pos Indonesia.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
bpnt kpm bansos kks pkh