RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 3 periode Juli-September 2026 masih berlangsung secara bertahap. Sebagian KPM telah menerima bantuan melalui bank penyalur, tetapi masih ada penerima yang menunggu pencairan susulan, terutama karena perbedaan proses administrasi, status data, maupun penggunaan KKS baru.
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos ppada Kamis, 27 Agustus 2026, untuk KPM yang belum menerima bantuan, kondisi tersebut belum tentu berarti pencairan dihentikan. Ada sejumlah proses yang masih perlu diperhatikan, termasuk pembaruan status pada SIKS-NG dan pencairan pada tahap berikutnya.
Baca Juga: 4 Hal Wajib Dicek KPM Jika Saldo Bansos PKH Tahap 3 Agustus Masih Kosong
1. KPM yang Sudah Cair Perlu Melaporkan Transaksi
KPM yang sudah menerima PKH atau BPNT tahap 3 melalui bank seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI disarankan melaporkan transaksi kepada pendamping PKH atau operator desa/kelurahan.
Struk atau bukti transaksi dapat digunakan untuk memastikan bahwa dana benar-benar telah diterima dan ditarik oleh KPM yang bersangkutan. Data tersebut juga membantu proses validasi penyaluran dan kesesuaian data dalam SIKS-NG.
Sementara KPM yang belum menerima bantuan masih berpeluang masuk pencairan susulan yang diperkirakan berlanjut pada September 2026. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah status periode salur Juli-Agustus-September pada sistem.
Baca Juga: Jangan Cuma Menunggu Pencairan, KPM Bansos PKH Wajib Cek Hal Ini Sekarang
Jika status belum berubah atau terdapat indikasi exclude, KPM dapat melakukan pengecekan melalui pendamping atau operator desa/kelurahan.
2. KKS Baru Terbitan 2026 Masih Menunggu SI
KPM yang memperoleh KKS baru pada 2026 juga perlu memperhatikan perkembangan status rekening. Informasi yang tersedia menyebutkan bahwa sejumlah KKS baru dari bank penyalur masih berada pada tahap SPM atau Surat Perintah Membayar.
Setelah SPM, masih ada tahap SI atau Standing Instruction sebelum dana dapat dipindahbukukan ke rekening penerima. Karena itu, saldo yang belum masuk pada KKS baru belum otomatis menunjukkan bahwa bantuan tidak akan diterima.
Baca Juga: Tiongkok Genjot Robotika, Guru 28 Tahun Siapkan Generasi Muda Hadapi Era AI
“Pencairan KKS baru diperkirakan dimulai bertahap awal September 2026, bersamaan dengan penyaluran bagi KPM termin susulan,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Pencairan untuk pemegang KKS baru diperkirakan berlangsung bertahap pada awal September 2026 dan dapat berdekatan dengan pencairan KPM yang masuk termin susulan.
3. Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia
Sebagian penerima PKH dan BPNT menggunakan jalur PT Pos Indonesia, terutama untuk wilayah 3T dan daerah tertentu. Untuk tahap 3, penyaluran melalui pos berdasarkan informasi yang dibahas dijadwalkan mulai berjalan bertahap pada awal September 2026.
Baca Juga: Mocha Mochi Cibatok, Jajanan Viral Mulai Rp5.000 di Kecamatan Cibungbulang
KPM yang menggunakan jalur ini sebaiknya menunggu informasi resmi serta surat undangan pencairan dari petugas pos di wilayah masing-masing. Waktu pencairan dapat berbeda dengan KPM yang menerima bantuan melalui rekening bank.
Bantuan Lain yang Masih Disalurkan
Selain PKH dan BPNT, beberapa program bantuan lain juga masih dilaporkan berjalan pada Agustus 2026. BPNT susulan melalui perbankan masih diberikan kepada sebagian KPM yang mengalami keterlambatan pencairan. Bank BNI, misalnya, dilaporkan kembali mencairkan bantuan kepada penerima dari gelombang susulan.
Program Indonesia Pintar (PIP) juga telah diterima sejumlah peserta didik. Salah satu contoh yang disebut adalah siswa SMP kelas 8 di Lampung Timur yang setelah melakukan aktivasi rekening pada Juni berhasil menerima dana sebesar Rp750.000 melalui rekening SimPel/KIP.
Baca Juga: BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi, UMKM Lokal hingga Donasi Bencana Jadi Sorotan
Bantuan pangan berupa beras 30 kilogram juga masih didistribusikan di sejumlah daerah. Salah satu wilayah yang disebut adalah Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kota Bandung. Sasaran bantuan mencakup keluarga yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data yang digunakan dalam penyaluran.
KPM Perlu Memantau Status Bantuan
Dengan masih berlangsungnya pencairan reguler dan susulan, KPM sebaiknya tidak hanya melihat apakah saldo sudah masuk atau belum.
Status periode salur, perkembangan SIKS-NG, jenis KKS, serta jalur penyaluran perlu diperhatikan karena setiap penerima dapat berada pada tahapan yang berbeda.
Baca Juga: Bansos PKH Akhir Agustus Belum Cair? Cek Aturan Baru Desil DTSEN Sebelum Hangus
KPM yang sudah menerima bantuan dapat menyimpan bukti transaksi, sedangkan penerima yang belum cair perlu mengecek statusnya melalui pendamping atau pihak desa/kelurahan. Khusus pemegang KKS baru, perkembangan dari SPM menuju SI menjadi salah satu tahapan yang perlu dipantau sebelum dana masuk ke rekening.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos