Ada Pencairan Ganda Bansos PKH BPNT Tahap 3, Nominal Bisa Rp1,3 Juta

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:52 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @ppkhkotaparepare)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @ppkhkotaparepare)

RADAR BOGOR - Pencairan lanjutan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 3 kembali menjadi perhatian. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan masuk dalam data validasi untuk mendapatkan tambahan bantuan, sehingga berpotensi menerima pencairan kombinasi dengan nominal lebih besar.

Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Sabtu, 29 Agustus 2026, berdasarkan pembaruan data, ada KPM yang berpotensi memperoleh bantuan sekitar Rp1.325.000 bahkan hingga Rp1.500.000. Besaran tersebut tidak sama untuk setiap keluarga karena bergantung pada komponen PKH yang dimiliki serta status bantuan masing-masing.

Baca Juga: Geber 1 Kecamatan 1 Hutan Kota, Kabupaten Bogor Kini Sudah Punya 177 Hektare

Status SIKS-NG Sudah SPM

Data KPM yang masuk dalam kategori PKH Validasi maupun BPNT Validasi disebut sudah mulai muncul pada SIKS-NG. Sebagian di antaranya bahkan telah mencapai status SPM atau Surat Perintah Membayar.

Status SPM menunjukkan proses administrasi penyaluran sudah berjalan, tetapi dana belum otomatis masuk ke KKS. Setelah tahap SPM masih terdapat proses SI atau Standing Instruction sebelum bantuan diteruskan kepada bank penyalur.

“Karena status saat ini sudah SPM, proses penyaluran tinggal menunggu satu tahap lagi yaitu SI,” ujar narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Baca Juga: Bukan Error! Saldo Bansos PKH BPBNT di KKS Bisa Tembus Rp4,2 Juta karena Kondisi Ini

Pencairan lanjutan tersebut diperkirakan mulai berlangsung pada September 2026. Namun, waktu masuknya saldo dapat berbeda antara KPM, wilayah, maupun bank penyalur.

Ada KPM yang Mendapat Tambahan Bantuan

Salah satu contoh adalah KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT sebesar Rp600.000. Pada tahap ketiga, KPM tersebut kemudian tercatat sebagai PKH Validasi.

Setelah status SPM muncul dan terdapat beberapa komponen PKH, total bantuan yang berpotensi diterima mencapai sekitar Rp1.325.000.

Baca Juga: Cek Fakta, Bansos Penebalan Rp400 Ribu Cair 2026? Ini Penjelasannya

Sebaliknya, KPM yang sebelumnya hanya menerima PKH juga dapat mengalami validasi BPNT. Jika proses tersebut telah selesai dan masuk tahap penyaluran, terdapat tambahan BPNT sebesar Rp600.000.

Kondisi ini menunjukkan adanya kemungkinan pencairan kombinasi bagi KPM tertentu. Namun, nominal tersebut bukan angka yang otomatis diterima semua penerima karena setiap keluarga memiliki komponen dan status kepesertaan berbeda.

Bank Penyalur yang Terdata

Pembaruan data validasi tersebut dilaporkan mulai muncul pada beberapa bank penyalur, yaitu:

Baca Juga: Bukan Rp400 Ribu, Ini Deretan Bansos yang Benar-benar Sedang Cair untuk Jutaan KPM

Pencairan melalui masing-masing bank dapat berlangsung secara bertahap. Karena itu, KPM yang statusnya sudah memenuhi proses penyaluran tetap perlu memantau saldo KKS masing-masing.

Cara Mengecek Tambahan Bansos

KPM dapat memeriksa perubahan data melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos. Beberapa bagian penting perlu dicek KPM untuk mengetahui perubahan status, periode salur, tambahan jenis bansos, hingga saldo KKS yang masuk.

  1. Status kepesertaan, terutama jika sebelumnya kosong kemudian berubah menjadi “Ya”.
  2. Periode salur, misalnya muncul periode Juli, Agustus, dan September.
  3. Jenis bantuan, seperti munculnya Sembako/BPNT bagi KPM yang sebelumnya hanya tercatat sebagai penerima PKH.
  4. Saldo KKS, yang dapat dipantau melalui mobile banking bank penyalur.

Baca Juga: Atasi Pengangguran, Ribuan Lulusan SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat Dapat Pelatihan Kerja

Perubahan data tersebut dapat menjadi petunjuk adanya tambahan kepesertaan, tetapi pencairan tetap harus menunggu proses sampai selesai.

Tidak Semua KPM Mendapat Pencairan Ganda

KPM perlu memahami bahwa munculnya PKH Validasi atau BPNT Validasi tidak berarti seluruh penerima akan mendapatkan pencairan ganda. Tambahan bantuan tetap bergantung pada hasil validasi data dan komponen kepesertaan masing-masing keluarga.

Karena itu, nominal Rp1.325.000 maupun Rp1.500.000 sebaiknya tidak dijadikan patokan untuk semua KPM. Yang paling penting adalah memeriksa status bantuan secara mandiri dan memastikan perkembangan rekening KKS.

Baca Juga: Gali Sumur di Parung Bogor, Pria 45 Tahun Tak Dapat Diselamatkan, Kepala Damkar Beberkan Kronologi

Jika status sudah SPM, proses masih berlanjut menuju SI. Sementara itu, KPM dapat memantau pembaruan data serta saldo KKS secara berkala untuk mengetahui kapan bantuan tambahan benar-benar masuk.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Cek Bansos
bpnt bansos kks tahap 3 pkh