RADAR BOGOR - Bansos beras kembali disalurkan pemerintah pada Agustus 2026 ini kepada jutaan keluarga penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Bantuan tambahan pangan ini diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan yang masuk ke dalam kelompok desil rendah (satu sampai empat) pada DTSEN.
Penyaluran bansos beras pada tahap ini dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, sehingga setiap KPM menerima bantuan 30 Kilogram (Kg).
Baca Juga: SPM di SIKS-NG Berubah! Bansos PKH BPNT Susulan Segera Masuk KKS
Lantas, apakah KPM PKH dan BPNT yang exclude masih akan menerima bansos beras? Berikut penjelasannya.
Dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos, jika KPM PKH dan BPNT exclude dikarenakan game online terlarang atau kenaikan desil, maka besar kemungkinan tidak akan menerima bantuan beras tahap ini.
"Exclude karena desilnya naik, axclude karena terdeteksi memiliki kendaraan roda empat kemungkinan tidak akan mendapatkan bantuan pangan berupa beras 30 kg," ucap narator kanal Youtube tersebut.
Baca Juga: Bukan Uang Rp400 Ribu, Ini Bansos Penebalan yang Pasti Cair Agustus 2026
Oleh karena itu, salah satu langkah yang harus dilakuka adalah mengecek status desil yang kamu miliki untuk memastikan apakah masih menerima bansos beras atau tidak.
Cara Cek Desil Bansos 2026
Bagi KPM yang ingin mengecek desil bansos kini bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di handphone masing-masing.
Melalui cara ini memungkinkan masyarakat bisa mengecek secara mandiri tanpa harus datang ke desa atau kantor dinas sosial setempat.
Baca Juga: Pencairan Bansos Ganda Tahap 3, KPM Validasi Bisa Dapat Saldo hingga Rp1,5 Juta
Adapun caranya yaitu sebagai berikut:
- Unduh aplikasii Cek Bansos di Play Store.
- Registrasi akun bagi yang belum memiliki.
- Masuk ke aplikasi menggunakan username dan password.
- Pilih menu "Profil" lalu lihat keterangan desil yang kamu miliki.
Baca Juga: 2 Cara Cek Desil Bansos 2026, Dapat Bantuan Sosial Atau Tidak
Jika terdapat kekeliruan desil, maka masyarakat bisa mengajukan pembaruan secara langsung melalui aplikasi Cek Bansos tersebut.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Diary bansos