RADAR BOGOR - Penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) tahap 3 masih berlangsung secara bertahap di berbagai daerah. PKH dan BPNT masih diproses untuk KPM dengan KKS lama, KKS baru, maupun penerima tambahan hasil pemutakhiran data. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BSI, serta PT Pos Indonesia.
Melansir dari kanal Youtube Anamovie pada Minggu, 30 Agustus 2026, KPM yang status bantuannya sudah SI (Standing Instruction) disarankan mengecek saldo KKS secara berkala, misalnya setiap tiga hari atau satu minggu sekali. Status SI menunjukkan proses sudah masuk tahap instruksi penyaluran, tetapi waktu saldo masuk tetap dapat berbeda antardaerah.
Baca Juga: Nama KPM Validasi Muncul Lagi, Bansos PKH BPNT Bisa Cair Rp1,5 Juta
Bantuan Validasi dan Beras 30 Kilogram
Bantuan hasil validasi data juga masih disalurkan kepada KPM yang memenuhi persyaratan. Selain itu, bantuan pangan berupa beras 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September masih didistribusikan secara bertahap.
Perbedaan waktu pencairan tidak selalu berarti bantuan dihentikan. Proses penyaluran dapat menyesuaikan kesiapan administrasi dan lembaga penyalur di masing-masing wilayah.
PIP dan Atensi API
PIP bagi anak sekolah masih masuk dalam proses penyaluran. Penerima perlu memastikan data dan status keaktifan peserta didik tetap sesuai.
Baca Juga: Teatrikal Katar GSE 2 Desa Cinangka Ciampea Bogor Tutup Rangkaian Acara Puncak Kegiatan HUT RI
Sementara itu, Atensi API bagi anak yatim piatu dari keluarga prasejahtera juga masih disalurkan. Pemeriksaan status data menjadi hal penting agar penerima tidak mengalami kendala dalam proses bantuan.
BLT Desa Berjalan, BLT Kesra Kosong
Penyaluran BLT Dana Desa masih berlangsung dengan jadwal yang berbeda-beda. Kondisinya bergantung pada kesiapan masing-masing desa sehingga penerimaan tidak serentak.
Berbeda dengan BLT Dana Desa, BLT Kesra disebut tidak memiliki pencairan pada bulan ini. Masyarakat perlu membedakan kedua program tersebut agar tidak salah memahami informasi pencairan.
Baca Juga: Memasuki September 2026, 4 Bansos Reguler dan 1 Bantuan Tambahan Siap Disalurkan
Alur Pencairan Bansos
Secara umum, proses pencairan berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu:
- Verifikasi data penerima
- Pengecekan rekening
- Penerbitan SPM
- SP2D
- SI atau Standing Instruction
- Saldo masuk ke rekening KKS
Karena setiap tahapan membutuhkan proses administrasi, perubahan status belum tentu membuat saldo masuk pada waktu yang sama untuk seluruh KPM.
Wilayah yang Disarankan Mengecek KKS
KPM di sejumlah wilayah yang statusnya sudah SI disarankan mulai memantau saldo KKS. Wilayah yang disebut antara lain Kepulauan Mentawai, Tapanuli Tengah, Bengkulu Utara, Tulang Bawang Barat, Sleman, Sragen, Sumenep, Kutai Barat, Buton, dan Parigi Moutong.
Baca Juga: Rincian Lengkap Nominal Bansos PKH dan PIP September 2026, Ada yang Tembus Rp1,8 Juta
Namun, daftar wilayah tersebut bukan berarti semua KPM otomatis sudah menerima bantuan. Pengecekan tetap harus disesuaikan dengan status masing-masing penerima.
Perbaikan Data untuk Desil Tinggi
Masyarakat yang merasa layak menerima bantuan tetapi memiliki desil tinggi dapat mengajukan perbaikan data melalui pendamping sosial atau aplikasi Cek Bansos.
Pengajuan perbaikan data idealnya dilakukan pada tanggal 1-6 setiap bulan. Data yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya agar proses pemutakhiran dapat dilakukan secara tepat.
Baca Juga: Marc Klok Tegaskan Target Persib Lawan Manila Digger
Secara keseluruhan, penyaluran bansos tahap ketiga masih berlangsung secara bertahap. KPM yang sudah berstatus SI dapat memantau saldo secara berkala, sementara penerima yang datanya belum sesuai dapat memanfaatkan mekanisme perbaikan data.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube ANAMOVIE