RADAR BOGOR - Perubahan data bantuan sosial (bansos) pada September 2026 membuka peluang bagi sebagian masyarakat yang sebelumnya berada di desil 5 hingga 10 untuk kembali masuk dalam kelompok yang berpotensi menerima bantuan. Setelah pemutakhiran data, sebagian keluarga dapat mengalami perubahan status menjadi desil 1, 2, 3, atau 4.
Dikutip dari kanal Youtube Pendamping Sosial pada Rabu, 2 September 2026, perubahan ini berkaitan dengan penyesuaian data penerima bansos. Sebelumnya terdapat lebih dari 1,5 juta data penerima yang disebut tidak aktif atau tidak tersalurkan sehingga menimbulkan kekosongan kuota. Dalam proses pemutakhiran, data keluarga dari desil lebih tinggi yang dinilai layak dapat kembali dipertimbangkan untuk mengisi sasaran penerima bansos tahap ketiga 2026.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Staycation Nyaman dan Ramah Kantong di Tengah Kota Bogor
Namun, tidak semua desil 5-10 otomatis turun menjadi desil 1-4. Sistem tetap menilai kondisi sosial ekonomi masing-masing keluarga berdasarkan berbagai data, seperti kepemilikan aset, daya listrik, tanah, tabungan, data kependudukan, dan indikator lainnya. Jika hasil pemutakhiran masih menempatkan keluarga di desil 5 ke atas, maka belum berarti keluarga tersebut memenuhi kriteria penerima bansos.
Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah apabila masyarakat yang sebelumnya tidak menerima bansos tiba-tiba memperoleh undangan bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau tiga karung pada September.
“Jika selama ini Anda merasa bansos tidak cair karena berada di desil tinggi, namun pada bulan September ini tiba-tiba menerima undangan pengambilan bantuan beras sebanyak 30 kg (3 karung) dari Bapanas, hal tersebut merupakan pertanda kuat bahwa desil Anda telah turun menjadi desil rendah dan sudah layak menerima bansos,” ungkap narator melalui kanal Youtube Pendamping Sosial.
Baca Juga: Bingung dengan Istilah Hybrid di Mobil? Ini Info Lengkap Mild Hybrid, Full Hybrid, PHEV, hingga REEV
Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya perubahan data atau masuknya kembali keluarga tersebut dalam sasaran bantuan. Meski demikian, undangan beras bukan bukti mutlak bahwa desil sudah turun sehingga status tetap perlu dicek.
Cara Cek dan Ajukan Kelayakan Bansos
Masyarakat dapat mengecek desil terbaru melalui aplikasi atau laman resmi Cek Bansos. Jika hasil pengecekan menunjukkan desil sudah berada di angka 1-4, kesempatan pengajuan kelayakan dapat dimanfaatkan pada 1-10 September 2026.
Baca Juga: Jangan Dibiarkan! Ini 6 Biang Kerok Knalpot Motor 4-Tak Keluar Asap dan Cara Mengatasinya
Pengajuan dapat disesuaikan dengan kondisi keluarga:
- PKH: dapat diajukan apabila memiliki komponen yang memenuhi ketentuan, seperti anak usia sekolah SD, SMP, SMA, lansia, atau penyandang disabilitas berat.
- BPNT/Program Sembako: dapat diajukan bagi keluarga yang tidak memiliki komponen PKH tetapi memenuhi kriteria penerima.
- Keduanya: masyarakat dapat mengajukan kelayakan PKH dan BPNT sekaligus apabila sesuai dengan kondisi keluarganya. Penetapan akhir tetap mengikuti proses verifikasi dan kuota.
Jika aplikasi Cek Bansos mengalami kendala, pengajuan dapat dibantu secara offline. Siapkan KTP dan KK, kemudian datangi operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan, pendamping sosial PKH, maupun Dinas Sosial.
Baca Juga: Bebas Macet, Pilihan Menginap di Kaki Gunung Salak Bogor dengan Suasana Nyaman
Dengan demikian, masyarakat yang sebelumnya berada di desil tinggi sebaiknya tidak langsung menganggap dirinya pasti tidak mendapatkan bansos. Cek kembali desil terbaru pada September 2026, terutama jika sebelumnya berada di desil 5-10 tetapi kondisi data sosial ekonomi sudah berubah. Jika sudah masuk desil 1-4, ikuti proses pengajuan kelayakan sesuai mekanisme yang tersedia.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Pendamping Sosial