RADAR BOGOR - Memasuki awal September 2026, sejumlah KPM melaporkan adanya saldo bantuan sosial (bansos) tambahan hasil validasi yang masuk ke KKS sejak malam hari hingga 1 September. Pencairan dilaporkan berlangsung bertahap, dengan Bank BRI menjadi salah satu penyalur yang terpantau lebih awal menyalurkan saldo tambahan.
Dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Rabu, 2 September 2026, tambahan tersebut berkaitan dengan proses validasi PKH dan BPNT. KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT dapat memperoleh tambahan PKH setelah pemadanan data menunjukkan adanya komponen yang memenuhi syarat.
Sebaliknya, penerima PKH murni yang kemudian dinyatakan memenuhi kriteria BPNT bisa mendapatkan tambahan saldo sebesar Rp600.000.
Baca Juga: Changan Nevo Q05 Punya Baterai 51,9 kWh, Jarak Tempuh Diklaim 462 Km dan Tenaga 160 HP
Beberapa nominal pencairan yang dilaporkan cukup beragam, di antaranya:
- Rp600.000 untuk komponen lansia bagi KPM di Lampung Selatan yang sebelumnya hanya menerima BPNT.
- PKH untuk siswa SD cair Rp225 ribu dan masuk ke KKS.
- Rp750.000 untuk komponen anak usia dini atau balita.
- Rp1.500.000 untuk KPM yang sebelumnya sempat tidak menerima bantuan dan kemudian mendapatkan pencairan akumulasi dua komponen PKH setelah statusnya kembali aktif.
“Terdapat kasus KPM yang pada tahap 1 dan tahap 2 tidak cair karena status desilnya naik. Setelah melakukan pembaruan data/desil melalui kantor desa dan dinyatakan layak, statusnya aktif kembali dan menerima pencairan akumulasi sebesar Rp1.500.000 untuk dua komponen PKH,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Baca Juga: Banyak Dicari Pelamar, Informasi PPPK 2026 Juga Dibayangi Hoaks: Jangan Percaya Sebelum Cek Fakta
Ada pula KPM yang sebelumnya tidak menerima PKH pada tahap pertama dan kedua karena perubahan desil. Setelah melakukan pembaruan data melalui pihak desa dan dinyatakan kembali layak, bantuan kemudian dapat tersalurkan secara akumulatif.
Selain PKH dan BPNT, PIP termin ketiga juga mulai dicairkan secara bertahap, terutama bagi siswa yang telah melakukan aktivasi rekening pada Juni.
Nominalnya menyesuaikan jenjang pendidikan, dengan contoh pencairan Rp450.000 untuk siswa SD tertentu dan hingga Rp1.800.000 untuk jenjang SMA.
Baca Juga: Kenzo Kitchen Sentul, Bakmi Ayam Kampung Otentik yang Selalu Dicari
Dengan pencairan yang masih berlangsung bertahap, KPM disarankan memantau saldo dan status bantuan secara berkala.
Tambahan saldo yang diterima setiap KPM bisa berbeda karena bergantung pada hasil validasi data, komponen bantuan, serta status masing-masing penerima.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos