RADAR BOGOR - Memasuki September 2026, sejumlah KPM kembali mendapatkan kabar mengenai masuknya saldo bantuan sosial atau bansos ke KKS Merah Putih.
Pencairan ini menjadi perhatian karena ada KPM yang sebelumnya sudah menerima bantuan, tetapi kembali mendapatkan saldo pada periode yang sama.
Dalam informasi yang beredar, dilansir dari YouTube Info Bansos, nominal saldo yang terpantau cukup beragam. Mulai dari Rp375.000, Rp450.000, Rp600.000 sampai Rp975.000.
Pencairan tersebut disebut sebagai bantuan susulan atau hasil validasi sistem. Salah satu kemungkinan penerimanya adalah KPM yang mengalami perubahan jenis kepesertaan bantuan.
Baca Juga: KKS Merah Putih Kembali Terisi September 2026, Ada Bansos Susulan hingga Rp975 Ribu
Dari BPNT Murni Bisa Mendapat PKH Validasi
Salah satu poin penting dalam informasi tersebut adalah adanya KPM BPNT murni yang kemudian mendapatkan PKH melalui proses validasi.
Kondisi ini dapat terjadi ketika dalam satu keluarga terdapat komponen yang memenuhi kriteria PKH. Komponen tersebut antara lain anak yang masih bersekolah, balita, lansia, atau penyandang disabilitas.
Dengan adanya proses validasi, KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT dapat masuk dalam penerima PKH untuk periode tertentu apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Awalnya Cuma BPNT Murni Sekarang Dapat Bansos Validasi, Simak Bukti Pencairan September 2026
Karena itu, KPM disarankan tidak hanya mengandalkan informasi bahwa bantuan sebelumnya sudah cair. Perubahan status bantuan dapat membuat saldo baru masuk pada waktu berbeda.
Nominal Pencairan Berbeda-beda
Besaran saldo yang diterima setiap KPM tidak sama. Dalam informasi yang disampaikan, terdapat transaksi dengan nominal Rp375.000 dan Rp450.000 melalui BSI.
Sementara itu, transaksi melalui BRI disebut mencapai Rp450.000, Rp600.000 hingga Rp975.000.
Baca Juga: Bansos Senilai Rp975 Ribu Terpantau Cair Hari Ini, Cek Selengkapnya
Perbedaan nominal tersebut berkaitan dengan jenis bantuan dan komponen yang dimiliki masing-masing KPM. Oleh karena itu, nominal yang diterima satu keluarga tidak dapat dijadikan patokan bahwa seluruh KPM akan mendapatkan jumlah yang sama.
Cek KKS Secara Berkala
KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT tetapi memiliki anggota keluarga dengan komponen PKH dapat melakukan pengecekan KKS secara berkala.
Pengecekan dapat dilakukan melalui ATM atau agen bank penyalur. Namun, belum masuknya saldo pada satu hari tertentu bukan berarti bantuan dipastikan tidak cair, sebab proses penyaluran dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Saldo KKS Kembali Terisi padahal Bansos Baru Saja Dicairkan? Ini Penjelasannya
Bank penyalur yang disebut dalam informasi meliputi BSI, BRI, BNI, dan Bank Mandiri.
Bantuan Beras 30 Kg Juga Masih Berjalan
Tidak hanya bantuan melalui KKS, penyaluran bantuan pangan beras juga disebut masih berlangsung pada September 2026.
Beras yang disalurkan merupakan akumulasi alokasi Juli, Agustus, dan September dengan total 30 kilogram bagi KPM yang memenuhi ketentuan.
Baca Juga: Saldo KKS Kembali Terisi padahal Bansos Baru Saja Dicairkan? Ini Penjelasannya
Selain itu, terdapat pula informasi mengenai program pemberdayaan sosial ekonomi bagi KPM usia produktif yang memiliki rintisan usaha. Dalam informasi tersebut, bantuan modal usaha disebut dapat mencapai Rp5 juta bagi penerima yang telah melalui proses survei.
Meski demikian, setiap program memiliki mekanisme dan kriteria tersendiri sehingga KPM perlu mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun pendamping sosial.
Jangan Mudah Percaya Informasi Pencairan
Ramainya informasi mengenai saldo KKS kembali masuk membuat KPM perlu lebih teliti. Nominal dan pencairan yang terjadi pada satu daerah tidak otomatis berlaku untuk seluruh penerima di Indonesia.
KPM sebaiknya melakukan pengecekan status bantuan dan saldo secara berkala serta menggunakan dana bansos sesuai peruntukannya.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Info Bansos