RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) masih berlangsung secara bertahap memasuki awal September 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama penerima yang mendapatkan pencairan hasil validasi, kks baru maupun pencairan susulan.
Dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Kamis, 3 September 2026, bahwa nominal yang diterima berbeda-beda sesuai komponen dan status bantuan masing-masing KPM. Laporan pencairan menunjukkan adanya saldo mulai Rp600.000 hingga Rp1.500.000 di sejumlah wilayah dan bank penyalur.
Baca Juga: Infinix Exclusive Store Kini Hadir di Plaza Jambu Dua, Jadi yang Pertama di Bogor
Laporan pencairan di sejumlah daerah
Beberapa nominal yang dilaporkan antara lain:
- Cianjur: penarikan PKH sebesar Rp750.000 untuk komponen anak balita.
- Aceh melalui BSI: PKH validasi sebesar Rp1.200.000 dilaporkan sudah dapat ditarik pada 1 September 2026.
- Riau melalui BRI: PKH dan BPNT validasi dilaporkan masuk sebesar Rp600.000.
- Lampung Selatan: terdapat pencairan PKH validasi sebesar Rp600.000.
- BRI gelombang 89/KKS baru: sejumlah KPM melaporkan saldo Rp725.000 sejak 31 Agustus 2026.
Perbedaan nominal tersebut berkaitan dengan komponen PKH serta status bantuan yang diterima masing-masing KPM. Karena itu, jumlah saldo yang masuk tidak otomatis sama untuk seluruh penerima.
Perubahan desil membuat sebagian KPM kembali aktif
Perubahan data kesejahteraan juga menjadi salah satu faktor yang dilaporkan berkaitan dengan pencairan susulan.
Baca Juga: Honda UC3 Meluncur, Skutik Listrik Retro Modern Digadang Jadi Penerus Honda Scoopy
Sejumlah KPM yang sebelumnya tidak menerima bantuan karena berada pada desil 5 atau lebih tinggi disebut kembali aktif setelah desilnya turun, misalnya menjadi desil 4.
Setelah status kepesertaan kembali aktif, sebagian KPM melaporkan saldo yang cukup besar, bahkan mencapai sekitar Rp1.500.000. Besarnya saldo dapat berkaitan dengan bantuan yang baru diterima setelah sebelumnya belum tersalurkan.
“KPM yang mengalami penurunan desil dan kembali berstatus aktif sebagai penerima PKH dilaporkan menerima pencairan hingga Rp1.500.000,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Oli Mesin Warna Hitam Pekat, Tanda Bahaya atau Justru Bukti Oli Masih Bekerja Baik?
KKS baru berpotensi mendapat tambahan PKH
Pemegang KKS baru tahun 2026 yang sebelumnya tercatat sebagai penerima BPNT murni juga menjadi perhatian. Dalam sejumlah kasus, terdapat KPM yang kemudian memiliki komponen PKH berupa anak sekolah jenjang SD.
Setelah tervalidasi sebagai penerima PKH, saldo tambahan yang dilaporkan mencapai Rp225.000 untuk komponen anak sekolah SD. Namun, pencairan tersebut tetap bergantung pada hasil validasi dan status kepesertaan masing-masing KPM.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Cair Lagi! Saldo Bansos Rp1,8 Juta Masuk KKS, Cek Banknya
Pencairan PKH validasi dan susulan masih dapat berlangsung secara bertahap. KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan atau mengalami perubahan status dapat mengecek mutasi rekening KKS secara berkala melalui layanan perbankan masing-masing.
Untuk memastikan bantuan benar-benar sudah masuk, KPM sebaiknya melihat saldo atau mutasi rekening secara langsung. Nominal yang dilaporkan di suatu daerah tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua penerima akan memperoleh jumlah yang sama.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel