KKS Terisi 2 Kali, Ini Kategori KPM yang Berpeluang Dapat Bansos Lagi

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 19:50 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT dan sembako kepada KPM (Instagram @halo.krembangan)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT dan sembako kepada KPM (Instagram @halo.krembangan)

RADAR BOGOR - Saldo bantuan sosial (bansos) kembali masuk ke sejumlah KKS pada September 2026. Berdasarkan informasi yang dibagikan Cek Bansos Channel pada 9 September 2026, pencairan tambahan ini terjadi pada beberapa kategori KPM, termasuk penerima yang sebelumnya sudah memperoleh bantuan pada Agustus serta KPM yang kembali masuk daftar penerima setelah perubahan data.

Kondisi tersebut berkaitan dengan pembaruan data penerima bansos yang membuat status sebagian KPM berubah. Ada KPM yang kembali memenuhi kriteria penerima setelah desilnya mengalami perubahan, sementara sebagian lainnya mendapatkan tambahan bantuan karena masuk dalam proses validasi PKH.

Baca Juga: 6 Ruko di Dua Raja Sukaraja Bogor Terbakar, Api Muncul Saat Karyawan Sedang Istirahat

KPM yang berpeluang kembali menerima saldo bansos antara lain:

  1. KPM yang mengalami perubahan desil

Desil dalam data sosial ekonomi bersifat dinamis dan dapat mengalami pembaruan secara berkala. KPM yang sebelumnya berada pada desil lebih tinggi dan sempat tidak menerima bantuan dapat kembali masuk kelompok yang memenuhi syarat apabila hasil pemutakhiran menempatkannya pada desil 1-4.

Jika status tersebut kembali memenuhi kriteria, bantuan reguler seperti PKH maupun BPNT dapat kembali disalurkan. Karena itu, KPM yang sebelumnya berhenti menerima bantuan masih memiliki kemungkinan masuk dalam penyaluran setelah data diperbarui.

Baca Juga: Perwali P4S Kota Bogor Resmi Terbit, Identitas Terlapor Tak Boleh Disebar

2. KPM hasil validasi sistem untuk PKH

Ada pula KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT, tetapi pada tahap berikutnya memperoleh saldo tambahan yang berkaitan dengan PKH. Nominal yang diterima dapat berbeda, salah satunya dilaporkan mencapai sekitar Rp1,2 juta.

Kondisi ini dikaitkan dengan proses validasi sistem untuk memenuhi kuota penerima PKH. KPM yang masuk kategori tersebut perlu berkoordinasi dengan pendamping sosial dan mengikuti kegiatan atau pertemuan kelompok sesuai ketentuan PKH.

Di sisi lain, pada tahap 3 terdapat KPM yang berstatus exclude atau tidak masuk dalam penyaluran. Status ini dapat berkaitan dengan perubahan data dan tidak selalu berarti penerima kehilangan bansos secara permanen.

Baca Juga: Bukan Dijual, Ternyata Ini Fakta di Balik Hilangnya Saddil Ramdani di Skuad Persib

Beberapa faktor yang disebut dapat berkaitan dengan status exclude antara lain:

Bagi KPM yang merasa terkena exclude karena data yang tidak sesuai kondisi sebenarnya, tersedia mekanisme sanggah melalui pendamping PKH atau jalur pemutakhiran data yang berlaku.

Informasi status secara lebih rinci dapat dicek melalui SIKS-NG, sementara layanan Cek Bansos umumnya menampilkan informasi kepesertaan dan periode bantuan secara umum.

Baca Juga: KKS Terus Terisi! Bansos PKH Cair hingga Rp1,5 Juta, Beras 30 Kg Segera Menyusul

Selain PKH dan BPNT, melansir dari kanal Youtube Sukron Channel pada Rabu, 9 September 2026, sebagian peserta didik dilaporkan mulai menerima pencairan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Dilaporkan ada sebagian peserta didik yang sudah mulai menerima pencairan PIP di bulan September ini,” ungkap narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.

Penyaluran bantuan pangan berupa beras juga masih berlangsung di sejumlah daerah, sedangkan BLT Dana Desa tetap berjalan sesuai proses di masing-masing daerah.

Baca Juga: Beda dari Versi Standar, Yamaha NMAX Custom Mejeng di Dealer Cibinong

Untuk bantuan usaha, penerima Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang telah menyelesaikan asesmen dan pendataan kebutuhan usaha masih menunggu realisasi bantuan modal. Pencairannya disebut berpotensi berlangsung pada September atau Oktober 2026.

Dengan demikian, saldo KKS yang kembali bertambah pada September tidak berarti seluruh KPM menerima pencairan tambahan secara serentak. Perubahan tersebut berkaitan dengan hasil pemutakhiran data, validasi penerima, serta proses penyaluran masing-masing program.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Cek Bansos, YouTube SUKRON CHANNEL
validasi kpm bansos kks pkh