RADAR BOGOR - Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bansos PKH dan BPNT-nya tidak cair akibat status desil yang kosong atau strip pada sistem, Achmad Haris Efendy, selaku pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), membagikan solusi sementara yang bisa segera ditempuh sambil menunggu penyelesaian resmi dari pemerintah dalam YouTube pribadinya Ach Haris Efendy.
Ia menjelaskan bahwa kasus ini umumnya dialami oleh warga yang baru saja mencetak Kartu Keluarga (KK) baru, di mana data aset dan kondisi ekonomi pada KK tersebut masih kosong atau berstatus nol di sistem, sehingga desil belum dapat muncul.
Langkah yang Bisa Ditempuh
Baca Juga: Penyebab Baru PKH dan BPNT Tidak Cair, Ternyata Bukan Game Online Terlarang Online atau PLN
Menurutnya, terdapat beberapa langkah yang bisa segera dilakukan oleh KPM yang mengalami kendala serupa untuk memperbarui data mereka.
"Solusi yang sementara ini bisa ditempuh yakni datang ke desa ataupun kelurahan, ataupun di aplikasinya Form BPS atau juga bisa di Cek Bansos, untuk pembaharuan data DTSEN atau pengusulan desil," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa proses pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) ini penting dilakukan karena data pada KK baru yang masih kosong menjadi salah satu faktor yang menyebabkan desil belum muncul dalam sistem.
Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg Lanjut, Ada PKH Validasi Cair hingga Rp1,5 Juta
"Ini bisa jadi yang menyebabkan desilnya itu belum muncul atau belum ada nilai. Sehingga mungkin solusi sementara ini yang bisa ditempuh yakni bisa melapor ke desa atau kelurahan untuk pembaharuan data sosial ekonomi," terangnya.
Selain melapor ke desa atau kelurahan, KPM juga dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos atau mengakses formulir resmi secara daring melalui situs BPS untuk melakukan pengajuan pembaruan data.
Cek Penyebab Sebelum Menduga-duga
Baca Juga: Bansos Beras Berlanjut hingga Akhir 2026, Airlangga Hartarto: Arahan Presiden
Achmad Haris Efendy juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung berasumsi mengenai penyebab tidak cairnya bansos sebelum melakukan pengecekan langsung, mengingat terdapat beberapa kemungkinan penyebab yang berbeda-beda.
"Penyebab bansos tidak cair di tahap 3 itu ada beberapa. Salah satunya itu karena tidak mempunyai desil. Ada juga penyebabnya karena judi online. Ada juga penyebabnya karena PLN," jelasnya.
Ia menyarankan agar KPM yang ingin mengetahui penyebab pasti ketidakcairan bansosnya untuk melakukan pengecekan langsung ke kantor desa atau kelurahan, khususnya kepada operator SIKS-NG, maupun berkonsultasi dengan pendamping PKH setempat.
Baca Juga: Data Bansos Dipadankan, KPM Dengan Desil Ini Jadi Prioritas Penerima PKH BPNT
"Kalau cek melalui aplikasi Cek Bansos, mungkin saja belum lengkap infonya karena di sana tidak tertera penyebabnya apa. Nah, saran saya bisa nanti cek juga boleh cek di desa kelurahan, di operator SIKS-NG desa kelurahan, juga boleh, atau minta tolong ke pendamping PKH," pungkasnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa sungkan untuk meminta bantuan pengecekan, mengingat hal ini penting dilakukan agar penyebab pasti ketidakcairan bansos dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
"Mudah-mudahan info yang tadi saya sampaikan membawa manfaat. Boleh silakan Anda tempuh solusinya untuk pembaharuan data DTSEN, namanya juga berusaha," tutupnya.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Ach Haris Efendy