RADAR BOGOR - Penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT terus berjalan secara bertahap melalui jaringan bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI).
Dikutip dari YouTube Naura Vlog, untuk memastikan saldo masuk tepat waktu, KPM bansos yang memiliki fasilitas mobile banking diimbau melakukan pengecekan rekening secara berkala tanpa harus keluar rumah.
Di samping kabar penyaluran bertahap, Kementerian Sosial bersama dinas sosial setempat terus memperketat validasi penerima bansos melalui pemutakhiran kondisi fisik kediaman warga.
Baca Juga: Tes Konsumsi BBM Mobil Mitsubishi XForce HEV, Rute Kombinasi Tembus 33,1 Km/Liter
Sebelum bantuan pencairan termin berikutnya diteruskan, petugas pendamping sosial dan dinas sosial melakukan survei lapangan (ground check) ke rumah para KPM yang terdaftar di DTKS/DTSEN.
KPM yang kondisi rumahnya sudah direnovasi secara signifikan, atau memiliki tingkat pendapatan ekonomi keluarga yang melebihi ambang batas batas Kemensos akan dinyatakan graduasi (tidak cair lagi).
KPM dengan kondisi rumah belum layak serta pendapatan ekonomi, yang masih berada di bawah kriteria kualifikasi akan terus dilanjutkan pencairan bantuannya.
KPM PKH yang memiliki anggota keluarga usia sekolah, berpotensi menerima bansos tambahan kombinasi dari Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan oleh Kemendikbudristek.
Berikut adalah contoh kalkulasi akumulasi bantuan bagi KPM yang memiliki 1 anak jenjang SMA/SMK dan 1 anak jenjang SMP:
Baca Juga: Cara Cek Status SI Penyaluran Bansos September 2026, Cukup Pakai HP
• Penyaluran PKH 1 Anak SMA/SMK Rp500.000
• Penyaluran PKH 1 Anak SMP Rp375.000
• Bantuan Tambahan PIP 1 Siswa SMA/SMK Rp1.800.000
• Bantuan Tambahan PIP 1 Siswa SMP Rp750.000
Total Akumulasi Tambahan PIP SMA + SMP Rp1.750.000 - Rp2.550.000 (Tergantung Tahap)
Baca Juga: Kisah Mantri BRI di Ogan Komering Ilir, Terjang Jalan Berlumpur Layani Debitur hingga Pelosok
Total Penerimaan KPM PKH + PIP (Gabungan) Rp2.625.000 (Akumulasi Penuh)
Bagi keluarga penerima manfaat yang memiliki anak sekolah, pastikan data NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) pada Dapodik sekolah telah padan dengan NIK di KK.
Hal ini penting agar hak bansos tambahan melalui PIP, dapat tersalurkan secara beriringan dengan bantuan PKH.***
Editor : Mutia Tresna Syabania