Bansos Digital 2027 Sasar Desil 1-5, KPM PKH BPNT Tetap Dapat Bantuan

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 22:43 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @bbppksjayapura)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @bbppksjayapura)

RADAR BOGOR - Pemerintah menyiapkan skema (bantuan sosial) bansos digital yang ditargetkan menyasar sekitar 50 juta warga dari kelompok desil 1 sampai desil 5. Penyaluran bantuan ini direncanakan mulai diuji coba pada kuartal pertama 2027 setelah proses pemutakhiran dan validasi data selesai dilakukan.

Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Sabtu, 12 September 2026, bahwa skema tersebut berkaitan dengan rencana perubahan mekanisme subsidi. Sejumlah subsidi yang selama ini diberikan dalam bentuk barang atau produk akan diarahkan menjadi bantuan dalam bentuk uang yang ditransfer langsung ke rekening penerima.

Baca Juga: Mau Beli Vespa Matic Bekas? 7 Bagian Ini Wajib Dicek Sebelum Deal

Bansos Digital Menyasar Desil 1-5

Sekitar 50 juta warga dari desil 1 hingga desil 5 menjadi sasaran yang dipetakan untuk program bansos digital. Saat ini, data sosial ekonomi masih dirapikan dan divalidasi sepanjang 2026.

Setelah proses tersebut selesai, tahap uji coba penyaluran direncanakan dimulai pada kuartal pertama 2027. Mekanisme dan cakupan penyaluran masih dapat mengalami penyesuaian berdasarkan hasil validasi data dan uji coba.

Subsidi Berpotensi Ditransfer ke Rekening

Perubahan skema subsidi akan mengarahkan bantuan yang sebelumnya diberikan dalam bentuk barang atau produk menjadi nilai uang yang diterima langsung oleh masyarakat sasaran.

Baca Juga: Timnas Indonesia Tantang Yordania, Ujian Berat Menanti Garuda

Beberapa jenis subsidi yang masuk dalam pembahasan antara lain subsidi energi, listrik, beras, dan minyak. Penyaluran melalui rekening diharapkan membuat penerima dan besaran bantuan dapat tercatat secara lebih langsung.

KPM PKH dan BPNT Tidak Otomatis Dihapus

KPM yang selama ini menerima PKH maupun BPNT tidak disebut akan kehilangan bantuan reguler akibat penerapan bansos digital.

“Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang selama ini menerima bantuan reguler seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT, dipastikan tidak akan dihapus. Mereka akan tetap menerima bansos reguler tersebut,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Baca Juga: Cuaca Panas dan Kering, Bupati Bogor Ingatkan Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Selama masih memenuhi kriteria penerima, KPM tetap berpeluang mendapatkan bansos reguler. Selain itu, KPM juga dapat memperoleh tambahan manfaat apabila masuk dalam sasaran subsidi yang nantinya dikonversi menjadi bantuan tunai.

Rekening Gratis Mulai Disiapkan

Pemerintah juga menyiapkan pembuatan rekening secara gratis melalui bank penyalur. BRI dan BSI disebut termasuk bank yang terlibat dalam persiapan tersebut, termasuk untuk wilayah Aceh.

Masyarakat berusia 17 tahun ke atas juga diproyeksikan memiliki rekening sendiri agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara langsung.

Baca Juga: Update TPG Juli-Agustus 2026: Alasan SKTP Sudah Terbit Namun Dana Belum Masuk Rekening

Sementara itu, penggunaan KKS Merah Putih dalam skema baru masih dibahas. Belum ada kepastian apakah KKS akan tetap digunakan atau nantinya digantikan dengan sistem rekening baru.

Data Dukcapil Perlu Sesuai

Masyarakat perlu memastikan data kependudukan seperti NIK dan informasi keluarga tercatat dengan benar. Data tersebut akan menjadi bagian dari proses pemadanan untuk menentukan sasaran penerima.

Untuk saat ini, bansos digital masih berada dalam tahap persiapan. Uji coba direncanakan berlangsung pada awal 2027, sedangkan KPM PKH dan BPNT yang tetap memenuhi syarat masih mengikuti mekanisme bansos reguler.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Cek Bansos
bantuan sosial bpnt Desil bansos digital pkh