RADAR BOGOR - Pemerintah pusat melalui Dewan Ekonomi Nasional mengumumkan rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) berbasis digital kepada 50 juta warga masyarakat yang berada dalam kategori desil 1 hingga desil 5.
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers yang digelar Kamis, 10 September 2026.
Skema Baru: Subsidi Langsung ke Rekening Penerima
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Lagi September 2026, Simak Bukti Pencairannya
Luhut menjelaskan bahwa penyaluran bansos digital ini akan dilakukan dengan cara mentransfer dana langsung ke rekening bank pribadi milik masing-masing penerima manfaat.
Langkah ini menjadi bagian dari perubahan skema subsidi pemerintah yang sebelumnya berbasis produk, kini beralih menjadi subsidi langsung berupa uang tunai.
"Presiden kemarin juga kebetulan sudah berikan instruksi untuk semua mereka punya bank account, karena pada akhirnya nanti kita tidak subsidi produk lagi, tapi subsidi langsung diberikan pada rakyat ke bank account dari rakyat," ungkapnya.
Baca Juga: Penyebab Baru PKH dan BPNT Tidak Cair, Ternyata Bukan Penyalahgunaan Data atau Daya PLN Tinggi
Ia menegaskan bahwa kelompok masyarakat termiskin yang berjumlah 50 juta orang tersebut sudah dipastikan akan menerima program ini.
"Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta itu sudah pasti akan diberikan. Jadi di lapangan nanti akan jadi market mechanism, jadi membuat kita lebih transparan," jelasnya.
Didukung Teknologi AI untuk Perbaikan Data
Baca Juga: Bansos Digital 2027 Sasar Desil 1-5, KPM PKH BPNT Tetap Dapat Bantuan
Luhut menambahkan bahwa proses penyempurnaan data penerima bansos digital ini dilakukan secara bertahap dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai mitra baru dalam menyelesaikan persoalan data.
"Bertahap, katakan ini bukan sulap, tapi kita sudah tahu akarnya ke mana dan kita punya partner baru yaitu AI. AI membantu juga menyelesaikan itu," ujarnya.
Uji Coba Dimulai Kuartal Pertama 2027
Baca Juga: Cara Mudah Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos, Panduan Cek Desil, Fitur Usul dan Sanggah
Terkait waktu pelaksanaan, Luhut menjelaskan bahwa tahun ini pemerintah akan fokus menyelesaikan seluruh perbaikan data terlebih dahulu agar penyaluran lebih tertib, sebelum dilakukan uji coba pendistribusian pada awal tahun 2027.
"Kalau pendistribusian, kita uji coba nanti pada kuartal 1 tahun depan. Jadi tahun ini kita menyelesaikan semua data ini supaya lebih tertib. Selama ini banyak sekali yang off target secara nasional," jelasnya.
Ia juga mengonfirmasi bahwa kelompok sasaran 50 juta penerima bansos digital ini berasal dari desil 1 hingga desil 5.
Baca Juga: Bansos 12 September: Akumulasi PKH dan PIP Cair Tembus Rp3,4 Juta Plus Beras 30 Kg
"50 juta orang itu dari desil berapa? Saya kira desil 1 sampai 5," pungkasnya.
Dengan adanya rencana ini, masyarakat yang berada dalam rentang desil 1 hingga 5 diharapkan dapat memantau perkembangan informasi resmi terkait mekanisme dan jadwal penyaluran bansos digital yang akan diterapkan pemerintah ke depannya.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Cek Bansos