
BPNT Susulan Tahap 3 Cair Rp600.000
Mengutip dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Senin, 14 September 2026, bahwa BPNT susulan tahap 3 sebesar Rp600.000 terpantau masuk kepada sebagian KPM pada 14 September 2026. Pencairan ini merupakan gelombang susulan bagi penerima yang sebelumnya belum mendapatkan alokasi pada jadwal utama tahap 3.
Baca Juga: KPK Dikabarkan OTT di Kantor BPN Kabupaten Bogor
Pada BRI, pencairan terpantau pada KKS lama keluaran 2019. Sementara di BNI, terdapat KKS lama keluaran 2017 dan 2021 yang menerima pencairan. Bukti transaksi menunjukkan penarikan saldo berlangsung sejak sekitar pukul 08.30 hingga siang hari.
Karena penyaluran dilakukan bertahap, KPM yang belum menerima saldo pada waktu yang sama masih perlu menunggu proses batch berikutnya.
PKH Validasi Sistem Mulai Masuk
Selain BPNT, PKH melalui proses validasi sistem juga mulai diterima sebagian KPM. Sasaran yang terpantau adalah pemilik KKS lama keluaran 2021 yang sebelumnya hanya menerima BPNT.
Baca Juga: 4 Kabar Gembira untuk Guru Awal Tahun 2027, PPPK Paruh Waktu Harus Tahu
Perubahan status tersebut berkaitan dengan ditemukannya komponen yang memenuhi syarat PKH dalam keluarga, seperti anak usia sekolah jenjang SD, SMP, atau SMA maupun balita dalam Kartu Keluarga.
“Pemilik KKS terbitan 2021 yang sebelumnya hanya tercatat sebagai penerima BPNT kini mengalami perubahan status setelah melalui validasi sistem. Hasil pemutakhiran tersebut membuat sebagian KPM berhak memperoleh bantuan PKH sesuai komponen yang memenuhi ketentuan,” ungkap narator dalam kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Salah satu bukti transaksi pada 14 September 2026 menunjukkan bantuan PKH komponen anak SD sebesar Rp225.000. Transaksi tersebut tercatat sekitar pukul 11.00, dengan saldo bersih sekitar Rp215.000 setelah potongan biaya administrasi bank.
Baca Juga: Bansos Digital 2027 Segera Dimulai, Ini 5 Syarat Penerimanya
KPM Diminta Cek Saldo Secara Berkala
KPM yang bantuannya belum masuk tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa pencairan gagal. Proses penyaluran masih dilakukan secara bertahap sehingga waktu masuk saldo dapat berbeda antar-KPM.
Pengecekan dapat dilakukan melalui ATM bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. KPM juga dapat menggunakan layanan mobile banking, seperti BRImo atau BNI Mobile.
Selain itu, informasi mengenai data bayar atau SP2D dapat ditanyakan kepada Pendamping Sosial PKH maupun e-Warong di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Mobil Overheat Jangan Langsung Buka Radiator, 8 Kesalahan Ini Bisa Bikin Mesin Rusak Parah
Dengan perkembangan tersebut, per 14 September 2026 terdapat dua pergerakan yang perlu diperhatikan, yakni BPNT susulan Rp600.000 pada sebagian KKS lama BRI dan BNI serta mulai masuknya PKH hasil validasi sistem bagi KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel