RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan September 2026, laporan pencairan bantuan sosial (bansos) susulan untuk program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) terpantau makin masif di berbagai daerah.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, bagi KPM yang bantuannya belum sempat masuk pada gelombang (termin) awal, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo KKS bansos secara berkala.
Berdasarkan laporan bukti transaksi penarikan dana oleh para KPM di lapangan, berikut adalah rincian bansos yang terpantau masuk ke rekening penerima:
Baca Juga: Pendaftaran Agen Perlinsos Dibuka, Cara Perbaiki Desil Bansos dan Pemutakhiran DTSEN
• BPNT Susulan Tahap 3 Rp600.000 KKS Lama Bank BRI & BNI (Terbitan tahun 2017, 2019, dan 2021).
• PKH Validasi Sistem Sesuai Komponen (misal: SD Rp225.000) KPM BPNT murni yang secara otomatis tervalidasi sistem memiliki komponen PKH (balita, anak sekolah, lansia).
Bagi KPM penerima BPNT murni yang tiba-tiba menerima pencairan dana PKH, hal ini disebabkan oleh proses Validasi by System:
• Sistem Kemensos secara otomatis mendeteksi, KPM BPNT murni memiliki komponen anggota keluarga yang berhak menerima PKH (seperti anak sekolah tingkat SD, SMP, SMA, atau balita).
Baca Juga: 6 Spot Wisata Hits di PIK untuk Warga Bogor, Keliling 5 Negara Tanpa Perlu Pakai Paspor
• Pengurus keluarga secara otomatis diangkat menjadi penerima komplementer (BPNT + PKH) tanpa perlu mengajukan pendaftaran ulang secara manual.
Bagi KPM yang kartu KKS-nya belum terisi pada termin pertama lalu, silakan lakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM terdekat atau layanan mobile banking (seperti BRImo atau BNI Mobile Banking) agar tidak perlu keluar rumah saat saldo bansos belum masuk.***
Editor : Mutia Tresna Syabania