Laporan Penerimaan 5 Bansos ke KPM: Cek Nominal BLT Dana Desa, PKH, BPNT hingga Beras

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:14 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos. (Instagram @dinsosdkijakarta/Diolah dengan Gemini AI)
Ilustrasi penyaluran bansos. (Instagram @dinsosdkijakarta/Diolah dengan Gemini AI)

RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan September 2026, pemerintah menyalurkan secara masif berbagai program bantuan sosial (bansos) tunai dan non-tunai di seluruh wilayah Indonesia. 

Dilansir dari YouTube Erabaru Bansos, penyaluran ini menyasar masyarakat prasejahtera di kelompok Desil 1 hingga Desil 4 untuk menjaga daya beli masyarakat.

Selain percepatan transaksi via KKS Merah Putih Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, dan BSI), bansos non-tunai dan bantuan langsung tunai tingkat desa juga terpantau mengalir deras hari ini.

Baca Juga: Mahfud MD Komentari Reshuffle Menkeu, Ungkap 2 Kelemahan Purbaya Yudhi Sadewa

Berdasarkan bukti transaksi dan laporan penerimaan fisik oleh KPM di lapangan, berikut lima jenis bansos yang sedang didistribusikan:

1. PKH Tahap 3 (Termin 2)     Rp225.000–Rp600.000 +    KPM komponen sekolah, lansia, disabilitas, serta KPM validasi by system via KKS.

2. BPNT Susulan/Termin 2     Rp600.000 (Tunai)    Pencairan alokasi 3 bulan via KKS Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.

3. PIP (Program Indonesia Pintar) Rp750.000–Rp1.800.000    Siswa SMP dan SMA/SMK yang telah melakukan aktivasi rekening SimPel.

Baca Juga: Mata Garuda, Drone Thermal Pemkab Bogor Mampu Deteksi Radiasi Panas di TPA Galuga Bogor 

4. BLT Dana Desa / Ekstrem    Rp900.000 (Rapel 3 Bulan)    Warga miskin desa yang tidak ter-cover PKH/BPNT (Lokasi: Kab. Lamongan, dll).

5. Bantuan Pangan Bulog    30 Kg Beras (3 Karung)    Warga Desil 1–4, tetap disalurkan meskipun status PKH/BPNT-nya exclude.

Banyak KPM yang mendadak menerima transferan saldo Rp600.000, padahal bansos sempat terhenti lebih dari 1 tahun atau berstatus exclude. Fenomena ini terjadi karena:

• Pemutakhiran data kependudukan terus berjalan di sistem SIKS-NG dan Dukcapil.

• Masuknya komponen baru (seperti anak yang baru masuk jenjang SD) dapat mengaktifkan kembali status validasi secara otomatis (validasi by system).

Baca Juga: 386 KPM Bansos di Nanggung Bogor Terancam Dicoret karena Terdeteksi Game Online Terlarang

• Sinkronisasi data NIK/KK yang berhasil dipadankan oleh operator desa dan clearing perbankan membuat saldo yang tadinya tertahan kembali disalurkan (top up).

Gunakan dana bansos yang telah ditarik secara bijak untuk pemenuhan kebutuhan pokok harian (seperti sembako dan gizi keluarga), serta pemenuhan perlengkapan pendidikan anak. 

Pastikan menghadiri undangan pembagian bansos beras di desa sesuai jadwal yang telah ditentukan.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
Sumber : YouTube ERABARU BANSOS
bpnt kpm bansos kks pkh