Bansos PKH BPNT Kembali Cair, KPM Exclude Ada yang Statusnya Aktif Lagi

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:11 WIB
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @denpasarkota)
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @denpasarkota)

RADAR BOGOR - Sejumlah bantuan sosial (bansos) kembali disalurkan secara bersamaan kepada masyarakat pada September 2026. Penyaluran tersebut mencakup empat bantuan dalam bentuk tunai serta satu bantuan non-tunai berupa beras.

Bantuan yang dimaksud meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 termin 2, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 3 termin 2, Program Indonesia Pintar (PIP), serta bansos beras.

Melansir dari kanal Youtube Info Bansos pada Rabu, 16 September 2026, masing-masing bantuan memiliki mekanisme, nominal, dan sasaran penerima yang berbeda. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya berstatus tidak aktif juga disebut kembali mendapatkan pencairan setelah statusnya berubah menjadi aktif.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi HGB Bogor, Summarecon Tegaskan Siap Kooperatif dengan KPK

PKH Tahap 3 Termin 2 Cair Lewat KKS

PKH tahap 3 termin 2 disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, termasuk melalui jaringan perbankan seperti Bank Mandiri dan BNI.

Nominal pencairan bergantung pada komponen penerima. Salah satu nominal yang tercatat adalah Rp225.000 untuk komponen anak sekolah, sedangkan komponen lansia atau penyandang disabilitas berat dapat menerima Rp600.000 sesuai ketentuan komponennya.

Penyaluran juga mencakup KPM hasil validasi by system serta penerima yang masuk dalam termin susulan. Karena nominal ditentukan berdasarkan komponen, saldo yang diterima setiap KPM tidak selalu sama.

Baca Juga: Bermodal Tekad dan Pembiayaan UMi, Mawiyah Berhasil Ubah Jualan Online Jadi Kedai

BPNT Tahap 3 Termin 2 Masuk Rp600.000

BPNT tahap 3 termin 2 juga terpantau mengalami pencairan melalui transaksi perbankan. Bukti transaksi dari EDC Bank BRI dan Mandiri menunjukkan nominal Rp600.000 yang merupakan alokasi tiga bulan sekaligus.

Selain pencairan kepada penerima reguler, terdapat KPM yang sebelumnya berstatus exclude atau tidak aktif dan kemudian kembali mendapatkan bantuan. Setelah statusnya kembali aktif pada SIKS-NG, saldo BPNT disebut kembali terisi Rp600.000.

Kondisi tersebut membuat KPM yang sebelumnya tidak menerima pencairan perlu memperhatikan kembali status kepesertaannya, terutama jika terdapat perubahan data dalam proses pemutakhiran.

Baca Juga: Siswa SMKN 4 Kota Bogor Ubah Limbah MBG Jadi Bahan Kompos, Kr4batKompos Raih Juara 2 BIA 2026

PIP Cair untuk Siswa SMP hingga SMA

PIP melalui KIP Sekolah menjadi bantuan pendidikan lain yang turut mengalami pencairan. Bantuan ini diberikan kepada siswa yang memenuhi ketentuan dan telah melakukan aktivasi rekening SimPel atau Simpanan Pelajar.

Besaran yang tercatat berbeda berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk siswa SMP di Jawa Tengah, terdapat pencairan sebesar Rp750.000. Sementara itu, siswa jenjang SMA, SMK, dan sederajat tercatat menerima bantuan hingga Rp1.800.000.

Penerima PIP perlu memastikan rekening SimPel telah aktif agar dana dapat diterima sesuai mekanisme penyaluran yang berlaku.

Baca Juga: KPK Dalami Pertemuan Pejabat Bogor dalam Kasus Dugaan Korupsi HGB, Rudy Susmanto: Saya Tidak Ada

Bansos Beras Disalurkan Sebanyak 30 Kg

Bantuan non-tunai dalam penyaluran ini berupa beras fisik yang diserahkan kepada penerima manfaat. Beras tersebut menggunakan kemasan berlogo Perum Bulog.

Setiap penerima mendapatkan tiga karung beras dengan ukuran masing-masing 10 kilogram. Dengan demikian, total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram beras medium.

“Bantuan ini diserahkan kepada warga desil 1, termasuk bagi yang status bansos regulernya sedang exclude,” jelas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.

Baca Juga: Pemerintah Rilis 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Cek Daftarnya

Sasaran yang disebut dalam penyaluran ini adalah warga yang berada pada desil 1. Bantuan beras juga dapat diterima oleh masyarakat yang status bansos regulernya sedang exclude.

KPM Perlu Cek Saldo dan Jadwal Pengambilan

Dengan adanya beberapa jenis bantuan yang disalurkan dalam periode yang sama, KPM perlu membedakan mekanisme pencairannya. PKH dan BPNT dapat dicek melalui saldo KKS Merah Putih, sedangkan PIP berkaitan dengan rekening SimPel.

Baca Juga: KKS Lama Terisi Rp600 Ribu, Ini KPM yang Kembali Dapat Bansos PKH dan BPNT

Untuk BLT Dana Desa, penerima mengikuti mekanisme penyaluran yang ditetapkan pemerintah desa. Sementara itu, penerima bansos beras perlu mengikuti jadwal dan lokasi pembagian yang telah ditentukan.

Bagi pemilik KKS Merah Putih maupun masyarakat yang memperoleh surat undangan, pengecekan saldo rekening atau pengambilan bantuan dapat dilakukan sesuai jadwal penyaluran masing-masing.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Info Bansos
bpnt pip kpm bansos pkh