RADAR BOGOR - Gelombang pencairan bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 3 termin susulan menunjukkan pergerakan sangat masif per hari Kamis, 17 September 2026.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, penyaluran bansos hari ini didominasi oleh transaksi masuk pada rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri.
Pemerintah terus merampungkan transferan dana bansos sebesar Rp600.000 (alokasi 3 bulan sekaligus), bagi para KPM yang pada bulan Agustus kemarin belum sempat mencairkan bantuannya.
Baca Juga: Pergantian Menkeu Pengaruhi Pencairan TPG September 2026? Simak Penjelasannya
Berdasarkan laporan bukti transferan mobile banking dan penarikan ATM oleh para KPM, berikut titik lokasi serta rincian pencairannya:
1. KKS Baru (Perekaman Mei 2026) Rp600.000
Pencairan BPNT Tahap 3 termin susulan bagi KPM yang belum cair pada bulan Agustus.
2 Sulawesi Tengah Rp600.000
KKS lama aktif kembali setelah berstatus exclude (nonaktif) lebih dari 1 tahun.
Baca Juga: Bukti Penarikan Bansos di 4 Bank, KKS Lama Cair Lagi, Apa Penyebab Desil KPM Turun?
3. Rokan Hilir, Riau Rp600.000
Penarikan dana BPNT susulan untuk KPM KKS Mandiri baru.
Agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan, perhatikan poin-poin berikut sebelum melakukan pengecekan saldo:
• Bantuan Masih Tahap 3 (Bukan Tahap 4): Penyaluran saldo Rp600.000 per 17 September 2026 ini merupakan termin susulan Tahap 3.
Bagi KPM yang sudah mencairkan dana BPNT di bulan Agustus lalu, diimbau untuk tidak melakukan pengesekan KKS secara berulang dan menunggu jadwal resmi Tahap 4.
Baca Juga: Update Terbaru TPG: Akhirnya SKTP Terbit 15-19 September 2026, Cek Status Info GTK
• Jangan Buang Kartu KKS Lama: Bagi KPM yang sempat dinonaktifkan (exclude), kartu KKS lama wajib disimpan dengan baik.
Jika status kelayakan di DTKS kembali masuk pada Desil 1–4, sistem akan mengaktifkan kembali rekening tersebut secara otomatis (validasi by system).
• Manfaatkan M-Banking Livin’ by Mandiri: Gunakan aplikasi Livin' by Mandiri untuk memantau saldo bansos masuk secara real-time, tanpa perlu keluar rumah atau membuang biaya transportasi ke mesin ATM.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel