RADAR BOGOR - Momen pertengahan September 2026 menjadi periode penyaluran bantuan sosial (bansos) tunai paling masif, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam peringkat kesejahteraan desil 1 hingga desil 4.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, penyaluran serentak ini terasa istimewa bagi KPM yang menerima "kombinasi" beberapa program bansos sekaligus, terutama bagi KPM peralihan dari PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru serta penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP).
Bagi KPM dengan kriteria validasi baru atau peralihan KKS yang pencairannya sempat tertunda, pemerintah menyalurkan dana secara akumulasi (rapelan) dua tahap sekaligus bersamaan dengan bansos pendidikan dan pangan:
Baca Juga: Camat Gunung Putri Desak Pelaku Pencemaran Sungai Cileungsi Bogor Segera Ditindak
1. PKH Susulan (Rapelan 2 Tahap) KPM Peralihan Pos ke KKS / Validasi Baru (Komponen Lansia, Balita, Sekolah). Rp1.500.000 – Rp2.250.000
2. BPNT Sembako Rapelan Penyaluran 2 periode salur (6 bulan x Rp200.000/bulan). Rp1.200.000
3. PIP Kemdikbud (SMA/SMK) Siswa terdaftar SK Nominasi PIP yang sudah aktivasi rekening SimPel. Rp1.800.000 (Cair di BNI/BRI)
4. Bantuan Cadangan Beras (CBP) Penyaluran alokasi fisik via Perum Bulog & Kantor Desa/Kelurahan. 30 Kg Beras
Skenario Total: Apabila sebuah keluarga memiliki komponen PKH komplit, menerima rapelan BPNT, dan memiliki anak jenjang SMA/SMK penerima PIP, akumulasi dana tunai yang diterima dapat mencapai Rp4.500.000 di luar bantuan beras fisik 30 kg.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Cafe Murah di Bogor, Harga Mulai dari Rp25 Ribu
Bagi masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan bansos atau menggunakan fitur usul-sanggah kependudukan, Kementerian Sosial menyediakan fasilitas resmi melalui aplikasi ponsel:
• Unduh Aplikasi: Cari dan instal Aplikasi Cek Bansos resmi di Google Play Store atau App Store.
• Registrasi Akun: Isi data diri sesuai NIK KTP, lakukan verifikasi dengan mengunggah foto KTP dan foto selfie memegang KTP.
• Cek Status Bansos: Masukkan NIK KTP pada menu Cek Bansos untuk melihat daftar bantuan yang diterima beserta status penyalurannya.
• Fitur Sanggah: Pilih menu Sanggahan, masukkan data wilayah (provinsi hingga kelurahan/desa), lalu cari nama warga yang dinilai tidak layak menerima bansos untuk mengajukan sanggahan secara transparan.
Baca Juga: 356 Atlet dari 10 Negara Ramaikan Kapolri Cup II Indoor Skydiving di Cikeas Bogor
KPM yang telah mendapati saldo masuk ke rekening KKS (Bank Himbara BRI, BNI, Mandiri, BSI) diimbau untuk bijak memanfaatkan dana bantuan, seperti mengutamakannya untuk pemenuhan gizi keluarga, bahan pokok harian, dan kebutuhan perlengkapan sekolah anak.
Bagi KPM bansos yang saldonya belum masuk, pastikan status di sistem SIKS-NG sudah menunjukkan SPM atau SI (Standing Instruction).***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : Youtube Info Bansos