RADAR BOGOR - Informasi mengenai BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 kembali beredar di media sosial. Sejumlah unggahan bahkan menyebut bantuan sosial (bansos) tersebut akan kembali cair pada 2026. Namun, kabar mengenai pendaftaran maupun pencairan BLT Kesra 2026 tersebut belum memiliki dasar pengumuman resmi.
Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Senin, 21 September 2026, klarifikasi yang menjadi rujukan menyebut informasi atau tautan yang mengatasnamakan pendaftaran BLT Kesra 2026 sebagai kabar yang tidak benar. Masyarakat pun perlu berhati-hati agar tidak mengikuti tautan yang belum jelas sumbernya.
Baca Juga: Motor Cuma Bunyi Cetik-Cetik Saat Distarter? Cek Komponen Ini Sebelum Ganti Aki
BLT Kesra Berbeda dari PKH dan BPNT
BLT Kesra bukan termasuk bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Program ini merupakan stimulus tambahan yang dilaksanakan dalam periode tertentu.
BLT Kesra yang sebelumnya disalurkan berlaku pada 2025 dan berakhir pada Desember 2025. Karena itu, berakhirnya program tersebut pada 2025 tidak berarti bantuan Rp900.000 otomatis kembali diberikan pada 2026.
BLT Kesra Rp900 Ribu Pernah Cair pada 2025
Pada pelaksanaan 2025, BLT Kesra diberikan sebesar Rp900.000 dalam satu kali penyaluran. Bantuan tersebut disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih pada bank penyalur atau melalui Kantor Pos Indonesia.
Baca Juga: Ariel Noah Hadiri Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Warganet: Kapan Nyusul
Sasaran penerimanya merupakan keluarga berpendapatan rendah yang masuk dalam data kesejahteraan pemerintah, terutama kelompok desil 1 sampai 4.
Nominal Rp900.000 yang pernah diberikan pada 2025 inilah yang kemudian banyak digunakan dalam narasi mengenai pencairan BLT Kesra 2026.
Waspadai Tautan Pendaftaran BLT Kesra 2026
Masyarakat perlu berhati-hati apabila menemukan tautan yang mengajak melakukan pendaftaran BLT Kesra 2026. Tautan semacam itu dapat meminta berbagai informasi pribadi dengan alasan untuk proses pendaftaran atau pengecekan penerima.
Baca Juga: Perlintasan Kereta Api Gaperi Bojonggede Bogor Berbenah, KAI Tingkatkan Fasilitas Keselamatan
Jangan sembarangan memasukkan NIK, nomor rekening, nomor kartu, nomor telepon, kode OTP, atau data pribadi lainnya pada situs yang tidak diketahui sumbernya.
Konten yang dibuat dengan bantuan AI juga dapat terlihat meyakinkan. Karena itu, informasi mengenai bansos sebaiknya diperiksa melalui sumber resmi sebelum masyarakat mengikuti instruksi atau membagikannya kembali.
“Banyak tautan atau narasi (termasuk yang menggunakan kecerdasan buatan/AI) di media sosial yang mengajak mendaftar BLT Kesra 2026 merupakan modus penipuan untuk mencuri data pribadi,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Jangan Asal Modif CVT Motor Matic, Ini Plus Minus Roller Ringan dan Berat
BLT Kesra 2026 Belum Dapat Dipastikan Cair
Dengan demikian, informasi mengenai BLT Kesra Rp900.000 yang kembali cair pada 2026 tidak dapat disamakan dengan program yang telah disalurkan pada 2025.
Masyarakat sebaiknya tidak menganggap nominal Rp900.000 sebagai bantuan yang otomatis diterima kembali setiap tahun. Jika terdapat kebijakan baru mengenai BLT Kesra, kepastian pencairan dan ketentuan penerimanya perlu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel