RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkapkan temuan sebanyak 4,33 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, temuan ini merupakan hasil integrasi data antara Badan Pusat Statistik (BPS), data Kemensos, serta berbagai kementerian lain melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Percepatan Proses Pembukaan Rekening
Baca Juga: Cara Daftar Bansos Digital di Perlinsos.kemensos.go.id, Bisa Mandiri atau Lewat Agen
Bagi KPM baru yang belum memiliki rekening aktif di bank Himbara atau bank penyalur, Kemensos saat ini mempercepat proses pembukaan rekening kolektif (burekol).
Percepatan ini dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian BUMN serta sejumlah bank penyalur seperti BRI, Mandiri, BNI, dan bank lainnya, dengan tujuan agar KPM tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hak bantuan sosialnya.
Diharapkan penyaluran bansos bagi kelompok KPM baru ini sudah dapat direalisasikan pada akhir September hingga awal Oktober 2026.
Baca Juga: 4 Kategori KPM Terancam Dicoret dari Bansos PKH BPNT Akibat Sistem Scan Wajah
Cek Saldo Kartu KKS Sebelum Akhir September
Selain informasi soal KPM baru, ada pula imbauan penting bagi KPM yang sudah terdaftar sebelumnya.
Menjelang berakhirnya bulan September 2026, KPM diimbau untuk segera mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau ATM Merah Putih di mesin ATM terdekat maupun agen bank terdekat.
Bantuan PKH dan BPNT umumnya disalurkan dua kali dalam periode tertentu. Bagi KPM yang merasa baru mengambil bantuan satu kali, disarankan untuk segera melakukan pengecekan saldo.
Baca Juga: 4 Kategori KPM Terancam Dicoret dari Bansos PKH BPNT Akibat Sistem Scan Wajah
Jika terdapat saldo yang belum diambil, segera lakukan penarikan sebelum memasuki bulan Oktober, karena dana yang tidak diambil berpotensi dikembalikan ke kas negara.
Kasus KPM yang Kembali Aktif di Tahap 3
Terdapat pula sejumlah kasus menarik pada penyaluran tahap 3, di antaranya:
KPM yang sebelumnya sempat terekslude karena status desil ekonominya naik, kini desilnya kembali turun sehingga bantuannya kembali cair.
Baca Juga: Pencairan PKH BPNT Tahap 4 Dimulai Oktober 2026, Wajib Scan Wajah Sebelum Dana Cair
KPM yang sebelumnya terekslude karena tidak memiliki komponen PKH, padahal memiliki anak usia sekolah. Setelah data anak sekolah kembali terbaca sistem, bantuan PKH kembali dicairkan.
Oleh karena itu, KPM diimbau untuk tetap rutin, namun tidak perlu terlalu sering, mengecek saldo kartu KKS, khususnya menjelang akhir bulan seperti tanggal 29 atau 30 September, guna mengantisipasi adanya saldo bantuan validasi PKH atau BPNT yang mungkin belum diketahui oleh penerima.
Menjelang berakhirnya bulan September 2026, KPM diimbau segera mengecek saldo kartu KKS agar tidak kehilangan hak bantuan sosial yang berpotensi dikembalikan ke kas negara.
Di sisi lain, penemuan 4,33 juta KPM baru turut menjadi kabar baik, dengan proses pembukaan rekening yang kini dipercepat agar penyaluran bantuan dapat segera direalisasikan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Diary bansos