Cair Lagi, Bansos PKH BPNT Masuk ke KKS hingga Rp1,8 Juta

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 18:09 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Youtube Kemensos RI)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Youtube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT masih berlangsung pada 30 September 2026. Sejumlah KPM melaporkan saldo masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan nominal mulai Rp600.000 hingga Rp1.800.000.

Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Rabu, 30 September 2026, pencairan tersebut mencakup BPNT serta PKH validasi susulan. Ada pula penerima yang mendapatkan pencairan lebih besar karena memiliki lebih dari satu komponen PKH dalam satu KK.

Baca Juga: Kampas Ganda Supra 125 Kering Padahal Oli Penuh? Warga Bogor Wajib Cek Lubang Ini

PKH Validasi Susulan Cair Rp1,2 Juta

Salah satu pencairan tercatat pada KKS Bank Mandiri milik penerima di Dusun VII, Desa Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Pengecekan saldo pada 30 September 2026 sekitar pukul 11.33 menunjukkan dana Rp1.200.000 masuk. KKS tersebut sebelumnya disebut tidak menerima saldo selama sekitar satu tahun.

Pencairan ini berkaitan dengan PKH validasi susulan. Karena itu, KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT tetap dapat memantau saldo apabila memiliki komponen yang memenuhi ketentuan PKH.

Baca Juga: 25 Tahun Bergerak untuk Pendidikan, Yayasan Cahaya Piradita Kaning Bogor Borong Sejumlah Penghargaan

BPNT Rp600.000 Masuk ke KKS BRI

Pencairan BPNT juga masih terpantau pada KKS Bank BRI. Pengecekan pada 30 September 2026 sekitar pukul 10.50 menunjukkan saldo Rp600.000 telah masuk.

Nominal tersebut merupakan akumulasi bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan untuk tiga bulan.

PKH Dobel Komponen Cair Rp1,8 Juta

Pencairan lainnya terjadi pada KKS baru yang digunakan penerima di Dusun Curah Jati, RT 004/RW 002.

Baca Juga: Kabar Pencairan TPG September: Kenapa Sebagian Guru Belum Menerima Transferan?

KKS tersebut merupakan kartu keluaran 2025 atau 2026 dengan masa berlaku hingga 2030. Pengecekan pada 29 September 2026 sekitar pukul 10.17 menunjukkan saldo PKH sebesar Rp1.800.000.

“Saldo yang cair terpantau dobel sebesar Rp1.800.000 karena mencakup dua komponen sekaligus dalam satu Kartu Keluarga,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.

Nominal tersebut disebut berasal dari dua komponen PKH yang tercatat dalam satu KK sehingga total bantuan yang masuk menjadi lebih besar.

Baca Juga: TPG September 2026, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Meski Setelah SKTP Terbit

KPM Masih Perlu Memantau Saldo KKS

Sejumlah transaksi tersebut menunjukkan bahwa pencairan masih berlangsung secara bertahap melalui KKS Merah Putih, termasuk Bank Mandiri dan Bank BRI.

KPM yang belum menerima pencairan perlu memperhatikan saldo KKS secara berkala. Perbedaan nominal antara Rp600.000, Rp1.200.000, dan Rp1.800.000 dapat berkaitan dengan jenis bantuan, periode pencairan, serta komponen PKH yang tercatat pada masing-masing keluarga.

Karena penyaluran dilakukan bertahap, waktu masuknya dana dapat berbeda antara satu KPM dengan penerima lainnya.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
bpnt bansos kks pkh