Ada Saldo Baru di KKS 1 Oktober, Bansos BPNT hingga PKH Rp1,8 Juta Cair

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:04 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @posind_batam)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @posind_batam)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT dilaporkan mulai masuk ke sejumlah KPM pada 1 Oktober 2026. Bukti transaksi menunjukkan bantuan sudah tersedia melalui KKS BRI dan BNI dengan nominal yang berbeda sesuai komponen masing-masing.

Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Kamis, 1 Oktober 2026, salah satu KPM pengguna KKS BRI tercatat menerima BPNT Rp600.000 pada 1 Oktober 2026. Pencairan juga dilaporkan mulai masuk secara bertahap di Cawang, Jakarta Timur.

Di Jakarta, pengguna KKS BNI tercatat memiliki saldo Rp620.000. Nominal tersebut disebut terdiri dari BPNT Rp600.000 ditambah saldo lainnya.

Baca Juga: Mulai 5 Oktober 2026, Insentif Terbaru untuk SPPG Telah Ditetapkan BGN

PKH Balita Cair Rp750.000 per Anak

Pencairan PKH untuk komponen balita juga ditemukan. Salah satu KPM dengan dua anak balita menerima total Rp1.500.000 melalui KKS BRI.

Dana tersebut sudah ditarik pada pukul 11.47. Dengan dua komponen balita, nominalnya setara Rp750.000 untuk masing-masing anak.

Bukti lain menunjukkan pencairan PKH balita Rp750.000 sudah dapat ditarik sejak pukul 06.29 pada tanggal yang sama.

Baca Juga: BSU Rp900 Ribu Segera Disalurkan, Cek Siapa Saja yang Bisa Menerima

BPNT Murni di Gowa Kembali Cair

Di Kabupaten Gowa, KPM BPNT murni yang sebelumnya mengalami kenaikan desil dilaporkan kembali menerima bantuan setelah desilnya turun. BPNT sebesar Rp600.000 tercatat cair dan ditarik tunai Rp590.000 pada pukul 12.01.

KPM lain dengan kendala serupa di Subang, Jawa Barat, juga melaporkan BPNT Rp600.000 sudah masuk meskipun periode pada sistem belum berubah.

“KPM BPNT di Subang yang sebelumnya mengalami kendala desil tinggi melaporkan bahwa bantuannya sebesar Rp600.000 sudah cair pada 1 Oktober 2026 pukul 12:02 meskipun periode pada sistem belum berubah,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.

Baca Juga: Cegah Pengusaha Depot Air Nakal, Audamsi Akan Adakan Seminar di Balai Kota Bogor

PKH Validasi Rp1,8 Juta Masuk

Ada pula KPM yang sebelumnya menerima BPNT murni kemudian mendapatkan komponen PKH melalui validasi sistem. KPM pengguna KKS BRI tersebut menerima PKH Rp1.800.000 dan menariknya pada pukul 10.53.

Hal ini menunjukkan bahwa komponen bantuan dapat berubah setelah proses validasi data, sehingga KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT tetap perlu mengecek saldo KKS.

PKH dan BPNT Cair Bersamaan

Pencairan susulan juga ditemukan dengan dua bantuan masuk dalam waktu yang sama. Salah satu KPM menerima BPNT Rp600.000 dan PKH Rp725.000, sehingga totalnya mencapai Rp1.325.000.

Baca Juga: Mesin Motor Terdengar Kasar? Warga Bogor Wajib Tahu Cara Membedakan 3 Suara Komponen Ini

Transaksi tersebut tercatat pada 1 Oktober 2026 pukul 14.43.

Cek Saldo KKS Secara Berkala

Rangkaian transaksi pada 1 Oktober menunjukkan pencairan PKH dan BPNT mulai masuk kepada sebagian KPM, baik melalui BRI maupun BNI. Nominal yang diterima bergantung pada jenis dan komponen bantuan masing-masing.

Namun, pencairan tidak otomatis berlangsung serentak untuk seluruh KPM. Perbedaan wilayah, bank penyalur, komponen bantuan, dan proses validasi data dapat membuat waktu masuk saldo berbeda.

KPM yang masih menunggu dapat mengecek saldo KKS secara berkala untuk memastikan apakah bantuan sudah tersedia.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
bpnt bansos kks pkh