RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali berlanjut.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, pada 1 Oktober 2026, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) melaporkan saldo bantuan masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Laporan datang dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Subang di Jawa Barat, dan Kabupaten Gowa.
Baca Juga: Apakah Penerima PKH dan BPNT Bisa Dapat BSU Rp900.000? Ini Penjelasan dan Update Pencairan Bansos
Laporan Pencairan dari KKS BRI dan BNI
Berdasarkan bukti yang dibagikan penerima pada 1 Oktober 2026, bantuan masuk ke KKS Bank BRI dan Bank BNI. Beberapa nominal yang dilaporkan antara lain:
- Rp600.000 di KKS BRI, yang diperkirakan merupakan BPNT dan sudah ditarik tunai pagi hari.
- Rp620.000 di KKS BNI wilayah Jakarta, juga diperkirakan BPNT. Pencairan di wilayah Cawang, Jakarta Timur, dilaporkan berlangsung bertahap.
Baca Juga: BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja Oktober-Desember 2026, Ini Kriteria Penerimanya
- Rp725.000 untuk PKH, bersamaan dengan Rp600.000 BPNT pada penerima yang sama.
- Rp750.000 untuk PKH komponen anak balita.
- Rp1.500.000 untuk PKH dengan dua anak balita, pada KKS BRI terbitan 2021.
- Rp1.800.000 untuk PKH validasi di KKS BRI.
Baca Juga: BSU Rp900 Ribu Siap Cair Oktober 2026, Ini Cara Cek Status Penerima Bantuan
Nominal berbeda karena besaran bantuan bergantung pada komponen yang dimiliki setiap keluarga, misalnya balita, anak sekolah, atau komponen lainnya.
KPM BPNT Murni yang Kini Mendapat PKH
Salah satu laporan menarik datang dari KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT murni, tetapi pada pencairan PKH validasi ini juga menerima PKH.
Penerima tersebut menarik tunai Rp1.800.000. Karena itu, KPM BPNT yang memiliki komponen PKH disarankan mengecek saldo kartu masing-masing.
Baca Juga: 6 Pembaruan Bansos PKH BPNT Akhir Tahun, Cek Data hingga Rekening
Desil Turun, Bantuan Mulai Cair
Sejumlah KPM yang sebelumnya tidak menerima bantuan tahap 3 karena desil naik melaporkan bantuannya akhirnya cair setelah desil mereka turun kembali.
Contohnya penerima di Kabupaten Gowa yang menerima BPNT Rp600.000 dan menarik Rp590.000, serta penerima di Subang yang menerima Rp600.000 meski periode di data belum berubah.
Artinya, penurunan desil bisa membuka kembali peluang pencairan. Namun, hasilnya tidak sama untuk setiap penerima.
Baca Juga: Ini Syarat KPM Kembali Dapat Bansos Beras Oktober-Desember 2026, Cek Sekarang
Pencairan Susulan Belum Merata
Pencairan PKH, BPNT susulan, dan validasi tahap sebelumnya dilaporkan sudah banyak yang cair, tetapi belum merata.
Ada penerima yang sudah menerima saldo, ada pula yang masih menunggu. Pemilik KKS baru juga berharap pencairan segera menyusul.
Cara Mengecek Saldo KKS
Baca Juga: 4,3 Juta KPM Baru Bansos PKH BPNT Oktober, Cek Nama dan Tahap Pencairannya
Cek saldo melalui mobile banking atau ATM sesuai bank penyalur.
Datangi agen BRILink atau bank terdekat jika tidak menggunakan mobile banking.
Simpan struk atau bukti cek saldo untuk keperluan konfirmasi.
Hubungi pendamping sosial atau dinas sosial jika bantuan tidak kunjung masuk.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Terpantau Cair Hari Ini, Cek Status dan Desil KPM
Hati-Hati Penipuan
Jangan memberikan PIN, OTP, atau data kartu kepada siapa pun. Tidak ada pungutan biaya dalam pencairan bansos.
Abaikan pesan atau tautan yang menjanjikan pencairan dengan imbalan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Arfan Saputra Channel