Bansos Akhir Tahun Mulai Disalurkan, Ada BPNT Rp600 Ribu

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 23:36 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @desatapanrejo)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @desatapanrejo)

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026 mulai berlangsung secara bertahap. Bantuan yang masuk dalam periode akhir tahun ini mencakup PKH tahap 4, BPNT atau sembako, BSU, serta bantuan pangan berupa beras.

Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Jumat, 2 OKtober 2026, penyaluran dilakukan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BSI. Sebagian penerima juga mendapatkan bantuan melalui PT Pos Indonesia sesuai mekanisme penyaluran yang berlaku.

Baca Juga: Jangan Asal Semprot! Ini Bagian yang Harus Dihindari Saat Mencuci Mobil Listrik

PKH Tahap 4

PKH tahap 4 merupakan bantuan untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026. Sasaran penerima berasal dari KPM yang tercatat dalam DTSEN dan memenuhi ketentuan kepesertaan, termasuk kelompok desil 1 sampai desil 4.

Jumlah penerima secara nasional berada di kisaran 10 juta KPM. Nominal yang diterima berbeda-beda karena bergantung pada komponen keluarga, seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

BPNT Rp600 Ribu

BPNT atau bantuan sembako juga disalurkan untuk periode tiga bulan. Besarannya Rp200.000 per bulan sehingga alokasi Oktober-Desember mencapai Rp600.000 apabila disalurkan sekaligus.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Pesan Penting Kampung Adat Banceuy untuk Generasi Muda

Jumlah penerima secara nasional berada di kisaran 18,8 juta KPM. Pencairan dilakukan bertahap sehingga waktu masuk saldo dapat berbeda antarwilayah.

BSU Rp900 Ribu

BSU juga disebut memiliki alokasi untuk Oktober-Desember 2026. Besarannya Rp300.000 per bulan atau total Rp900.000 untuk tiga bulan bagi pekerja yang memenuhi kriteria.

BSU memiliki ketentuan penerima yang berbeda dengan PKH dan BPNT sehingga penerima bansos tidak otomatis menjadi penerima BSU.

Baca Juga: Matic Karbu Susah Hidup? Warga Bogor Wajib Cek 4 Bagian Ini

Beras 30 Kg

Bantuan pangan berupa beras juga disalurkan secara bertahap pada periode akhir tahun. Alokasinya mencapai 10 kilogram per bulan atau 30 kilogram untuk tiga bulan.

Bantuan beras diberikan dalam bentuk pangan dan berbeda mekanisme dengan bantuan yang masuk ke saldo KKS.

KKS Perlu Dicek Berkala

Pemegang KKS, termasuk kartu yang baru diterbitkan pada Agustus–September 2026, dapat mulai memantau saldo memasuki awal Oktober. Pencairan telah berlangsung melalui sejumlah bank penyalur, termasuk BRI, sementara bank lainnya mengikuti tahapan masing-masing.

Baca Juga: Saldo Bansos BPNT Rp600 Ribu Masuk KKS, PKH Tahap 3 Juga Cair Susulan

KPM yang belum menerima saldo tidak selalu berarti bantuan gagal dicairkan. Perbedaan waktu penyaluran antarwilayah dapat terjadi karena proses dilakukan secara bertahap.

Validasi Data Tetap Penting

KPM juga perlu memastikan data kepesertaan tetap sesuai dengan ketentuan. Perubahan desil maupun ketidaksesuaian data kependudukan dapat memengaruhi status penerima.

Jika bantuan belum masuk ketika penyaluran sudah berlangsung di wilayahnya, KPM dapat menanyakan status kepesertaan kepada pendamping sosial atau pihak terkait. Dengan begitu, informasi mengenai pencairan dapat disesuaikan dengan kondisi data masing-masing penerima.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Diary bansos
bpnt bansos pkh BSU