KKS BRI Terisi Lagi, Bansos PKH Rp725 Ribu dan BPNT Rp600 Ribu Cair

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 16:24 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM melalui KKS atau Kantor Pos (Youtube Kemensos RI diperbarui oleh AI)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM melalui KKS atau Kantor Pos (Youtube Kemensos RI diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Sejumlah pencairan susulan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT dilaporkan mulai masuk ke KKS pada 2-3 Oktober 2026. Nominal yang tercatat antara lain BPNT Rp600.000, PKH Rp725.000, PKH lansia Rp600.000, hingga PKH balita Rp750.000.

Pencairan terjadi melalui KKS BNI dan BRI di sejumlah wilayah. Sebagian merupakan bantuan yang sebelumnya tertunda karena perubahan data desil penerima.

Baca Juga: Cair Rp900 Ribu di Akhir Tahun, Simak Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026

BPNT Susulan Rp600.000 Masuk KKS BNI

Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada 3 Oktober 2026 pagi, tercatat saldo BPNT susulan sebesar Rp600.000 masuk ke KKS BNI 2025. Pencairan tersebut disebut sebagai bagian dari BPNT tahap 3 susulan.

KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan masih dapat memantau saldo KKS karena pencairan dilaporkan berlangsung bertahap.

Dua Saldo Bansos Masuk KKS BRI, PKH dan BPNT Capai Rp1,325 Juta

Di wilayah Pariaman, pengecekan KKS BRI pada 3 Oktober 2026 menunjukkan adanya pencairan PKH Rp725.000 dan BPNT Rp600.000.

Baca Juga: Setu Kemuning Bojonggede, Wisata Danau di Bogor dengan Panorama Sunset yang Menarik

Besaran PKH dapat berbeda antar-KPM karena disesuaikan dengan komponen penerima yang tercatat dalam keluarga.

“Kita lihat ini tanggal 3 Oktober 2026 pukul 05.42 menit sudah tarik tunai Rp725.000 untuk PKH, sementara yang satunya lagi ini tarik tunai Rp600.000 untuk BPNT-nya. Nah, ini daerah Pariaman ya, teman-teman, tanggal 3 Oktober 2026 jam 05.43 menit, KKS Bank BRI,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra channel.

PKH Lansia Rp600.000 Masuk KKS BRI

Pencairan PKH untuk kategori lansia juga dilaporkan masuk melalui KKS BRI di Unit Pengkol pada 3 Oktober 2026. Nominal yang diterima sebesar Rp600.000.

Baca Juga: Punya Mobil Listrik atau Hybrid? Ini 5 Perawatan yang Wajib

BPNT Susulan Cair di Kota Cirebon

Di Kota Cirebon, BPNT susulan Rp600.000 dilaporkan masuk melalui KKS BNI pada malam 2 Oktober 2026.

Pencairan tersebut mencakup KPM lansia yang sebelumnya terkendala karena data desil berada pada tingkat lebih tinggi. Setelah data diperbarui dan desil kembali turun, bantuan susulan dilaporkan mulai cair.

“Nah, ini ya teman-teman buktinya kemarin di tanggal 2 Oktober 2026 jam 20.00 malam sudah cair ya Rp600.000 KKS Bank BNI,” lanjut narator dalam kanal Youtube Arfan Saputra Channel.

Baca Juga: PKPA Kembali Digelar di Unpak Bogor, Cetak Calon Advokat Berkualitas dan Berintegritas

KKS BNI Lama Menerima BPNT Rp600.000

Di Bandung, saldo BPNT Rp600.000 juga dilaporkan masuk ke KKS BNI lama pada 2 Oktober 2026. Bantuan tersebut dikaitkan dengan periode salur April-Juni yang sebelumnya tertunda akibat kendala data desil.

Setelah terjadi pembaruan data, pencairan susulan mulai dilaporkan masuk ke KKS penerima.

PKH Balita Rp750.000 Masuk KKS BRI

Pada 3 Oktober 2026 pagi, pencairan PKH balita sebesar Rp750.000 dilaporkan masuk melalui KKS BRI di Desa Banggai.

Baca Juga: Wisata Edukasi Museum Seni Rupa dan Keramik, Punya Koleksi Seni hingga Pottery Class

“Nah ini untuk PKH balita ya Rp750.000 sudah ditarik tunai,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.

Nominal tersebut merupakan bantuan untuk komponen balita dalam penyaluran PKH.

KPM Perlu Memantau Saldo KKS

Laporan pencairan pada 2-3 Oktober 2026 menunjukkan bahwa bantuan susulan masih masuk secara bertahap. KPM yang sebelumnya tertunda karena kendala data desil dapat kembali memantau status kepesertaan dan saldo KKS.

Baca Juga: Profil Irjen Asep Safrudin, Putra Bogor yang Ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri

Namun, waktu pencairan dapat berbeda antara KPM, bank penyalur, dan wilayah. Karena itu, saldo KKS dapat dicek secara berkala sambil memastikan data penerima telah diperbarui sesuai ketentuan.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
bpnt bansos pencairan susulan pkh