Bansos PKH BPNT Susulan Masuk KKS, Ada Transaksi hingga Rp960 Ribu

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 22:56 WIB
Ilustrasi penyaluran dan pencairan bansos PKH hingga BPNT untuk KPM (Instagram @kelurahan_periukjaya)
Ilustrasi penyaluran dan pencairan bansos PKH hingga BPNT untuk KPM (Instagram @kelurahan_periukjaya)

RADAR BOGOR - Penyaluran susulan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT kembali terpantau untuk sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan masuk secara bertahap ke rekening KKS, termasuk bagi penerima yang sebelumnya belum memperoleh pencairan tahap 3.

Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Minggu, 4 Oktober 2026, salah satu hal yang berkaitan dengan tertundanya bantuan adalah perubahan status desil dalam pemutakhiran data. KPM yang sebelumnya berada pada desil lebih tinggi dan kemudian mengalami perubahan ke tingkat yang lebih rendah dilaporkan mulai menerima saldo bantuan.

Baca Juga: Jelang Final Indonesia vs Thailand, Bung Binder: Mentalitas

Bukti Pencairan di Sejumlah Bank

Sejumlah transaksi menunjukkan adanya pencairan dengan nominal berbeda melalui beberapa bank penyalur.

Bank BNI

Tercatat transaksi sebesar Rp590.000 di Minahasa Tenggara, Rp600.000 di Babelen, dan Rp597.000 di Bondowoso.

“Kemudian ada lagi 2 jam yang lalu di sini yang memberikan kabar, 'Alhamdulillah cair KKS lama tinggal nunggu PKH.' Ini KKS lama ya, Teman-teman. Bank BNI daerah mana ini? Babelan ya. Tanggal 4 Oktober 2026 jam pagi le 55 menit. sudah tarik tunai Rp600.000 untuk BPNT ya, susulan tahap 3 di KKS lama. Kemungkinan yang kemarin karena desil tinggi tidak cair dan sekarang desilnya sudah turun ya,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.

Baca Juga: IPB dan Wageningen University Dorong Sagu Jadi Penggerak Ekonomi Sirkular di Bangka

Bank BRI

Terdapat transaksi dengan nominal Rp800.000 dan Rp960.000 pada rekening KKS penerima.

Bank BSI

Sementara itu, terdapat transaksi sebesar Rp725.000 melalui BSI di wilayah Aceh.

Perbedaan nominal tersebut dapat dipengaruhi jenis bantuan dan komponen yang dimiliki masing-masing KPM. Karena itu, nominal pencairan tidak selalu sama antara satu penerima dengan penerima lainnya.

Baca Juga: Raih Anugerah Anak Indonesia Awards 2026, Freya Carissa Asal Bogor Koleksi 100 Trofi

Desil Menjadi Salah Satu Faktor yang Perlu Dicek

KPM yang belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya dapat memastikan kembali status datanya. Sebagian penerima disebut belum memperoleh pencairan karena hasil pemutakhiran menunjukkan desil yang lebih tinggi.

Apabila kondisi ekonomi berubah dan status desil mengalami penurunan, data penerima dapat kembali masuk dalam proses penyaluran sesuai hasil pemutakhiran.

KPM yang Belum Cair Bisa Lakukan Pengecekan

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan KPM yang sampai sekarang belum melihat saldo masuk.

1. Cek Saldo KKS

Periksa saldo melalui ATM atau agen bank penyalur, seperti BRILink dan agen BNI. Pengecekan sebaiknya dilakukan secara berkala karena pencairan berlangsung bertahap.

Baca Juga: The Living Heritage, Batik dan Ecoprint Disulap Jadi Fashion Modern di Bogor

2. Pastikan Data Desil

Jika kondisi ekonomi sudah berubah tetapi bantuan belum diterima, KPM dapat menanyakan pembaruan data kepada pendamping sosial di wilayah masing-masing.

3. Pantau Rekening Secara Berkala

Belum masuknya saldo pada satu waktu tidak langsung berarti bantuan tidak disalurkan. Penyaluran susulan dapat berlangsung berbeda antara wilayah, bank, dan KPM.

Dengan adanya sejumlah transaksi tersebut, KPM yang belum menerima PKH atau BPNT tahap 3 dapat kembali mengecek saldo KKS sekaligus memastikan status data penerima. Nominal yang diterima tetap bergantung pada jenis bantuan dan kondisi masing-masing KPM.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
penyaluran susulan bantuan sosial bpnt bansos tahap 3 pkh