RADAR BOGOR - Informasi mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 4 periode Oktober, November, dan Desember 2026 mulai beredar. Namun, hasil pengecekan saldo KKS pada aplikasi SIKS-NG menunjukkan periode salur PKH dan BPNT masih tercatat pada tahap 3, yakni Juli, Agustus, dan September.
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Kamis, 8 Oktober 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memang melaporkan saldo masuk ke kartu KKS melalui Bank BNI dan Bank Mandiri. Saldo tersebut berkaitan dengan penyaluran susulan atau akselerasi untuk penerima tertentu, bukan berarti tahap 4 sudah cair secara serentak.
Baca Juga: Update Port FC vs Persib: Hasil Imbang Hiasi Papan Skor Babak Pertama
Tahap 4 Belum Terlihat di SIKS-NG
Pengecekan pada menu Final Closing dan monitoring penyaluran SIKS-NG menunjukkan belum ada perubahan periode salur PKH dan BPNT ke tahap 4.
Dengan demikian, informasi mengenai seluruh KPM sudah menerima pencairan Oktober belum sesuai dengan data periode salur yang tercatat dalam sistem tersebut.
Kondisi ini berbeda dengan PBI-JK yang disebut sudah mengalami pembaruan data hingga September.
Baca Juga: BRMP Bogor Siapkan 100 Peserta Hadapi Transisi ISO 19011:2026
“sekarang untuk PBIJK-nya ini sudah terupdate ke bulan September seperti ini ya ini KPM persiapan pencairan bantuan untuk tahap keempat,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
KPM yang Mendapat Saldo Susulan
Saldo yang masuk ke sebagian KKS disebut berasal dari beberapa kondisi, di antaranya:
KPM yang desilnya kembali turun
KPM yang sebelumnya mengalami kenaikan desil sehingga penyalurannya tertunda dapat kembali menerima bantuan apabila desilnya turun dan memenuhi syarat.
Baca Juga: Viral Aniaya Penjual Sayur dan Rusak Lapak di Bogor, Tersangka Terancam 2,5 Tahun Bui
KPM PKH hasil validasi
Penerima PKH yang masuk melalui proses validasi tahap kedua maupun ketiga juga dapat memperoleh saldo setelah proses penetapan dan penyaluran selesai.
Pemegang KKS baru
Sebagian KPM pemegang KKS baru dilaporkan menerima saldo lebih besar karena terdapat bantuan dari dua periode yang masuk sekaligus. Dalam kasus tertentu, totalnya mencapai Rp3 juta.
Contoh Saldo dari Bank BNI dan Mandiri
Pada Bank BNI, terdapat laporan KPM PKH validasi menerima Rp750.000 dan KPM dengan komponen anak SD memperoleh Rp225.000.
Baca Juga: Warga Bogor, Mobil Tua Susah Distarter? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya
Ada pula KPM yang desilnya turun dari desil 6 menjadi desil 2 dan menerima Rp975.000 untuk komponen satu balita serta satu anak SD.
Sementara melalui Bank Mandiri, terdapat KPM PKH validasi yang sebelumnya sempat tidak menerima bantuan karena kenaikan desil. Setelah kembali memenuhi syarat, bantuan yang tertunda dilaporkan masuk hingga dua tahap dengan total mencapai Rp3 juta.
Jangan Samakan Saldo Susulan dengan Tahap 4
Masuknya saldo ke KKS pada Oktober tidak otomatis berarti bansos PKH dan BPNT tahap 4 sudah cair untuk seluruh KPM.
Baca Juga: Warga Bogor, 7 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Mesin Mobil Diesel Cepat Rusak
Saldo tersebut dapat merupakan pencairan susulan, hasil validasi, atau akselerasi bantuan yang sebelumnya belum tersalurkan. Sementara itu, periode salur PKH dan BPNT yang disebut dalam pengecekan SIKS-NG masih berada pada tahap 3.
KPM sebaiknya memperhatikan jenis bantuan dan nominal yang masuk agar dapat membedakan pencairan susulan dengan penyaluran reguler tahap 4.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos