PKH Cair 8 Oktober 2026 di KKS BRI, BNI, Mandiri

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 05:01 WIB
Ilustrasi pencairan bansos di KKS (YouTube Kemensos RI)
Ilustrasi pencairan bansos di KKS (YouTube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Kabar baik bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dilaporkan masih terus cair hingga 8 Oktober 2026.

Sejumlah penerima bansos di berbagai daerah membagikan bukti saldo yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI, BNI, dan Mandiri.

Artikel ini merangkum laporan tersebut, termasuk penjelasan bansos tahap yang sedang cair, dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel.

Baca Juga: 10 Oktober Jadi Awal Proses PKH BPNT Tahap 4, Cek Data KPM yang Jadi Prioritas

Yang Cair Masih Susulan dan Validasi Tahap 2 dan 3

Berdasarkan laporan para penerima, pencairan hari ini masih berupa PKH susulan dan validasi tahap 2 dan tahap 3. Tahap 4 belum ada yang cair.

Pencairan susulan melalui KKS BNI dilaporkan ramai pada 7 sampai 8 Oktober 2026, tetapi berlangsung bertahap sehingga tidak semua KPM menerima bersamaan.

Baca Juga: Bansos PKH Susulan Cair Lagi, Saldo KKS Masuk hingga Rp1,95 Juta

Daftar Laporan Pencairan PKH 8 Oktober 2026

Berikut sebagian laporan dari para penerima manfaat:

Nusa Tenggara Barat (KKS Bank BRI): tarik tunai Rp1.950.000 pada pukul 06.41. Bantuan ini merupakan PKH validasi susulan tahap 2 maupun tahap 3.

KKS Bank BNI (tarik tunai di agen BRILink): tarik tunai Rp890.000 pada 8 Oktober 2026.

Baca Juga: Saldo KKS Tembus Rp3 Juta, Ini KPM yang Berpeluang Dapat Susulan

KKS Bank BRI: saldo Rp585.000 untuk penerima yang belum cair di tahap 3. Nominal aslinya kemungkinan Rp600.000, tetapi terpotong karena pengecekan di agen atau bank yang berbeda.

KKS Bank BRI: tarik tunai Rp975.000 pada pukul 09.41 untuk PKH susulan tahap 2 atau tahap 3, sesuai laporan penerima untuk komponen anak balita.

Banjar, Jawa Barat (KKS Bank BNI terbitan 2021): saldo Rp1.200.000 masuk pada pukul 15.54 sebagai PKH validasi atau susulan tahap 3.

Garut (KKS Bank Mandiri): PKH sudah cair dan ditarik tunai, tetapi BPNT belum masuk. Nominalnya berkurang karena penarikan dilakukan di bank yang berbeda, yaitu KKS Mandiri ditarik di BRI.

Baca Juga: Benarkan Bansos Tahap 4 Sudah Cair Awal Oktober 2026? Ini Faktanya

Siapa yang Perlu Mengecek Saldo Hari Ini?

Penerima yang sebaiknya mengecek saldo antara lain:

KPM yang tahap 3 sebelumnya belum cair.

KPM hasil validasi PKH tahap 2 dan tahap 3.

Pemilik KKS Bank BRI, BNI, dan Mandiri yang bantuannya belum masuk.

Penerima BPNT yang memiliki komponen PKH, seperti anak balita atau anak sekolah.

Baca Juga: Siap-siap Tarik Data Bansos 10 Oktober 2026, KPM Cepat Registrasi Perlinsos

Mengapa Nominal Bantuan Berbeda-beda?

Dari laporan di atas, nominal yang masuk bervariasi, misalnya Rp585.000, Rp890.000, Rp975.000, Rp1.200.000, hingga Rp1.950.000.

Besaran PKH bergantung pada komponen yang dimiliki keluarga, seperti anak balita atau anak sekolah, serta jumlah anggota dalam tiap komponen.

Penerima yang mendapat dua tahap sekaligus juga akan melihat saldo yang lebih besar.

Baca Juga: 5 Syarat PKH BPNT Tahap 4 Cair dan Cara Pengajuan Sanggah KPM Exclude

Selisih kecil dari nominal aslinya, misalnya Rp600.000 menjadi Rp585.000, umumnya terjadi karena potongan biaya saat mengecek saldo atau menarik tunai di bank atau agen yang berbeda.

Sebaiknya cek dan tarik saldo di mesin ATM bank penyalur agar tidak terkena potongan.

Cara Mengecek Saldo Bantuan PKH

  1. Cek saldo KKS di ATM bank penyalur, yaitu BRI, BNI, atau Mandiri.
  2. Gunakan aplikasi mobile banking jika KKS Anda sudah terhubung.
  3. Tanyakan status bantuan kepada pendamping PKH atau operator SIKS-NG di desa atau kelurahan.
  4. Waspadai pihak yang meminta uang atau data pribadi dengan alasan mempercepat pencairan.***
Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
kpm bansos kks pkh