DTSEN Bermasalah, Senator Agita Nurfianti Soroti Penyaluran KIP Kuliah

Asep Suhendar • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:54 WIB
Aksi mahasiswa protes terkiat masalah pada DTSEN (Instagram @dpdri)
Aksi mahasiswa protes terkiat masalah pada DTSEN (Instagram @dpdri)

RADAR BOGOR - Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai tidak sesuai hingga menyebabkan desil naik menjadi masalah yang dihadapi oleh sebagian mahasiswa calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di tahun 2026 ini. 

Bagimana tidak, saat masih duduk di bangku SMA mereka menerima bansos Program Indonesia Pintar (PIP), tapi karena naiknya desil membuat mereka tidak bisa menerima bantuan KIP Kuliah.

Oleh karena itu, Senator Komite III DPD RI asal Jawa Barat, Agita Nurfianti, menyoroti kendala calon penerima KIP Kuliah yang diakibatkan ketidaksesuaian data dalam DTSEN tersebut. 

Baca Juga: Pakai HP, Cara Cek Penerima Bansos Beras 30 Kg Oktober-Desember 2026

Agita meminta pemerintah segera menyediakan mekanisme verifikasi dan klarifikas agar persoalan sinkronikasai DTSEN tidak menghilangkan hak mahasiswa menerima bantun pendidikan. 

"Jangan sampai anak yang sebelumnya sudah mendapatkan PIP, kemudian ketika masuk perguruan tinggi justru terkendala hanya karena data desilnya berubah atau tidak sesuai di dalam sistem,"  ucap Agita Nurfianti.

Dalam Raker Komisi III DPD RI, Kemendiktisaintek dan BPS akan didorong untuk memperkuat koordinasi serta pemutakhiran data guna menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga: Mohon Maaf, Bansos Beras Tidak Disalurkan Jika Tidak Memenuhi 3 Kriteria Ini

Hal itu dimaksudkan agar bantuan pendidikan bisa sampai tepat sasaran keapda mahaiswa yang benar-benar layak menerima KIP Kuliah dari pemerintah. 

Mengutip akun Instagram resmi @dpdri, melalui Raker tersebut disepakati dua langkah strategis, yaitu sebagai berikut: 

  1. Masa Transisi (Gradual Tapering): Diterapka paling lama enam bulan agar bantuan tetap bisa dicairkan selama proses verifikasi ulang. 
  2. Perbaikan Sinkronisasi Data: Memperkuat koorinasi lintas instansi agar masalah data eror tidak terus berulang dan merugikan mahasiswa. 

Baca Juga: Bansos Rp900 Ribu Cair Oktober-Desember 2026, Begini Cara Mengeceknya

Demikian itu adalah langkah strategis yang telah disepakati agar masalah desil pada DTSEN bisa segera diselesaikan.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : Instagram @dpdri
Agita Nurfianti KIP kuliah bansos mahasiswa DTSEN