RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) merilis pengumuman penting bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baik pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama maupun calon penerima bansos baru.
Pengumuman ini menjadi pijakan utama untuk penyaluran bansos Tahap 4 (Oktober–Desember 2026) serta peta jalan (roadmap) transformasi penyaluran bantuan sosial digital, seperti dikutip dari YouTube Cek Bansos.
Penyaluran reguler PKH dan BPNT alokasi triwulan IV resmi memasuki babak baru.
Baca Juga: BPNT Rp600 Ribu Cair 10 Oktober 2026 dan 4 Bansos Alokasi Triwulan IV
Data pemutakhiran tingkat kesejahteraan masyarakat dari Badan Pusat Statistik (BPS) diserahkan ke Kemensos sebagai basis acuan penetapan daftar penerima Tahap 4.
Penyaluran Tahap 4 tetap merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan sasaran utama masyarakat yang terdaftar pada Desil 1 hingga Desil 4.
Platform pendataan digital Perlinsos (perlins.id) ditetapkan sebagai acuan tunggal penyaluran bansos mulai tahun anggaran 2027.
Ditargetkan mampu menjangkau 48–50 juta keluarga (sekitar 50% populasi Indonesia).
Saat ini tercatat 5,6 juta keluarga telah terdaftar secara aktif melalui bantuan 289.000 agen awal.
Baca Juga: Mitsubishi Delica D5: MPV 7 Seater Rasa Offroad, Pantas Dilirik?
Kemensos menargetkan pengerahan hingga 2,4 juta agen Perlinsos (terdiri dari Pendamping PKH, TKSK, PSM, dan Operator Desa) di seluruh Indonesia.
Pemerintah memfasilitasi pembuatan kartu KKS baru secara akumulatif bagi 4 juta KPM baru yang terdata dalam kurun waktu 2025 hingga 2026.
Bank penyalur Himbara diterbitkan melalui Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI di 500 kabupaten/kota.
KPM sasaran akan menerima surat undangan resmi pembagian KKS baru yang dikoordinasikan oleh pendamping sosial dan perangkat desa setempat.
Untuk transparansi data, KPM dapat memantau status kepesertaan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau portal web resmi Kemensos.
KPM dapat memverifikasi tingkat desil kependudukan, status kelayakan, jenis program bantuan yang diterima, hingga kepastian periode salur berjalan.
Baca Juga: Gibran, Kelalaian KPU, dan Aib Demokrasi
Dalam skema bansos digital 2027, berbagai skema subsidi dan bantuan komoditas barang (seperti beras, subsidi BBM, LPG, dan listrik) direncanakan akan dialihkan sepenuhnya menjadi bantuan tunai langsung yang ditransfer ke rekening digital penerima.
Warga masyarakat yang sudah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di kantor kecamatan dapat mendaftar mandiri di portal perlins.id.
Bagi lansia atau warga dengan keterbatasan akses digital, pendaftaran cukup dilakukan melalui Agen Perlinsos dengan membawa KTP dan Nomor ID Pelanggan PLN.
Tetap berkoordinasi dengan Pendamping Sosial PKH atau Operator SIKS-NG desa, untuk mengecek apakah status kepesertaan bansos masih terdaftar aktif dalam kuota penarikan data Tahap 4.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : Youtube Cek Bansos