RADAR BOGOR - Pada 10 Oktober 2026, sejumlah KPM kembali melaporkan masuknya dana bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT yang sebelumnya belum mereka terima. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima bantuan yang sebelumnya tertunda, mulai dari BPNT Rp600.000 melalui KKS Bank Mandiri hingga PKH validasi senilai Rp975.000 melalui KKS Bank BNI.
Selain itu, melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pemegang KKS baru dilaporkan menerima BPNT untuk tahap 2 dan tahap 3 sekaligus dengan total Rp1.200.000. Pencairan tersebut bukan bansos tahap 4, melainkan bantuan susulan untuk periode sebelumnya.
Baca Juga: Rem Cakram Motor Keras atau Ngeblong? Warga Bogor Perlu Cek Master Rem
BPNT Susulan Rp600.000 Masuk KKS Mandiri
BPNT susulan tahap 3 dilaporkan mulai masuk ke KKS Bank Mandiri, salah satunya di wilayah Brebes, Jawa Tengah. Penerima yang sebelumnya terkendala perubahan data desil kini dilaporkan mulai memperoleh bantuan setelah desilnya turun.
“Pada 10 Oktober 2026, sejumlah KPM dilaporkan mulai menerima dana susulan tahap 3 yang masuk ke saldo KKS. Rp600.000 sudah ditarik tunai untuk KKS Bank Mandiri daerah Brebes nah ini yang kemarin tahap 3 belum cair karena desilnya tinggi dan sekarang desilnya sudah turun alhamdulillah cair ya hari ini,” Ungkap narator melalui kanal Youtubenya..
KPM dapat memeriksa saldo melalui ATM, e-warong, atau aplikasi Livin’ by Mandiri. Namun, pencairan tidak berlangsung serentak sehingga kondisi rekening setiap penerima bisa berbeda.
Baca Juga: Mau Beli Motor Bekas? Kenali 4 Model yang Punya Penyakit Kambuhan Ini
PKH Validasi Susulan Masuk KKS BNI
Pencairan PKH susulan juga dilaporkan terjadi pada 10 Oktober 2026. Salah satu laporan menunjukkan saldo Rp975.000 masuk ke KKS Bank BNI untuk komponen anak balita dan anak sekolah dasar (SD).
“KKS Bank Mandiri tanggal 10 Oktober 2026 ada saldo Rp975.000 nah ini untuk PKH anak belita dan anak SD,” lanjut narator.
Dana yang diterima merupakan rapelan bantuan periode kedua, meskipun penerimanya tercatat dalam kelompok validasi untuk tahap ketiga. Dengan demikian, tahap validasi dan periode bantuan yang dicairkan tidak selalu sama.
Baca Juga: Rantai Kamprat Motor Loncat? Warga Bogor Wajib Kenali 4 Penyebab dan Cirinya
Nominal PKH yang diterima setiap KPM dapat berbeda sesuai komponen keluarga yang tercatat dalam data penerima.
KKS Baru Terima BPNT Dobel Rp1,2 Juta
Pemegang KKS baru juga dilaporkan menerima BPNT untuk tahap 2 dan tahap 3 secara bersamaan. Total bantuan yang masuk mencapai Rp1.200.000, atau akumulasi Rp600.000 untuk masing-masing tahap.
Dalam laporan tersebut, komponen PKH penerima disebut sudah lebih dahulu cair pada 6 Oktober 2026. Sementara itu, BPNT untuk dua tahap sebelumnya baru masuk kemudian.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Pria di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Sempat Teriak Minta Tolong
Saldo Rp1,2 juta tersebut bukan penanda pencairan tahap 4. Penerima perlu memperhatikan periode bantuan yang dibayarkan agar tidak keliru membedakan pencairan susulan dengan penyaluran tahap berikutnya.
Cara Mengecek Pencairan Bansos Susulan
Penerima dapat memastikan pencairan bantuan dengan melihat mutasi rekening atau saldo KKS lewat layanan perbankan yang tersedia, termasuk ATM, e-warong, dan mobile banking. Pemegang KKS Mandiri dapat menggunakan Livin’ by Mandiri, sedangkan pemegang KKS BNI bisa memanfaatkan layanan perbankan yang tersedia.
Jika saldo belum bertambah, penerima sebaiknya memastikan informasi penyaluran kepada pendamping sosial atau pihak terkait. Pencairan susulan tidak selalu berlangsung bersamaan di setiap wilayah.
Baca Juga: Bukan Tahap 4, Bansos BPNT Rp600 Ribu Dilaporkan Masuk KKS Mandiri
Laporan per 10 Oktober 2026 ini mencakup BPNT Rp600.000, PKH validasi Rp975.000, serta BPNT akumulasi dua tahap sebesar Rp1.200.000. Ketiganya berkaitan dengan penyaluran bantuan periode sebelumnya, bukan kepastian bahwa bansos tahap 4 sudah mulai dicairkan secara luas.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel