RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT masih dilaporkan berlangsung pada 13 Oktober 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan susulan dan pencairan melalui jalur validasi sistem untuk tahap sebelumnya yang sempat tertunda.
Mengutip dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Selasa, 13 Oktober 20266, laporan dari Wonosobo dan Bandung mencatat transaksi melalui KKS Bank BRI dan BNI dengan nominal mulai Rp400.000 hingga Rp970.000. Sementara itu, pencairan reguler tahap keempat masih menunggu kepastian jadwal dari pihak terkait.
Baca Juga: BKN Rilis Data Terbaru ASN 2026, Ternyata Segini Jumlahnya
Rincian Pencairan Bansos PKH BPNT Oktober 2026
1. Wonosobo, Bantuan Susulan Masuk ke KKS BRI
Di Wonosobo, Jawa Tengah, seorang KPM dilaporkan menerima pencairan susulan PKH dan BPNT melalui KKS BRI pada 13 Oktober 2026. Penerima tersebut sebelumnya mengalami kendala penyaluran hingga hampir satu tahun.
Pada tanggal tersebut, bantuan akhirnya dapat ditarik dengan nominal Rp400.000. Namun, pencairan pada satu rekening tidak berarti seluruh KPM yang mengalami kendala serupa akan menerima bantuan pada waktu bersamaan.
2. KKS BRI Terbitan 2021 Mencatat Penarikan Rp589.000
Transaksi lain tercatat pada KKS BRI keluaran 2021. Pada 13 Oktober 2026 pukul 06.24, terdapat penarikan sebesar Rp589.000 yang dikaitkan dengan alokasi BPNT Rp600.000.
Baca Juga: Gaji PPPK Bisa Berbeda Meski Golongan Sama, Ternyata Ini Penyebabnya
Selisih nominal tersebut disebut berkaitan dengan penyesuaian saldo atau potongan transaksi. Untuk memastikan penyebabnya, KPM dapat memeriksa riwayat transaksi dan meminta keterangan dari bank penyalur.
“Kemudian di sini ada lagi kita lihat untuk KKS keluaran tahun 2021 ini tanggal 13 Oktober 2026 jam 06.00 pagi lebih 24 menit sudah tarik tunai Rp589.000. Nah ini aslinya BPNT Rp600.000 ya tapi kepotong saldonya,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
3. Bandung, BPNT Susulan Tahap 3 Cair Rp400.000
Di Bandung, transaksi BPNT susulan untuk penyaluran tahap ketiga tercatat pada rekening KPM pemegang KKS BNI pada 12 Oktober 2026, sekitar pukul 06.27 WIB. Nominal yang tercatat sebesar Rp400.000.
Baca Juga: Bukan Cuma Gaji Pokok, Ini 5 Tunjangan yang Bisa Diterima PPPK
“Catatan transaksi di Bandung menunjukkan tambahan dana BPNT sebesar Rp400.000 pada KKS BNI milik penerima, dengan waktu masuk tercatat pukul 06.27 WIB pada 12 Oktober 2026,” lanjut narator.
Transaksi ini dikaitkan dengan penyaluran susulan tahap sebelumnya, sehingga tidak otomatis menunjukkan bahwa BPNT reguler tahap keempat sudah mulai dicairkan.
4. PKH Validasi Masuk Rp970.000 ke KKS BNI
Pada KKS BNI keluaran 2021, tercatat pencairan PKH tahap ketiga melalui jalur validasi sistem pada 12 Oktober 2026 pukul 18.45. Dana yang dilaporkan masuk mencapai Rp970.000.
Baca Juga: Tinggal di Hotel Berbulan-bulan, Begini Kisah Thom Haye Temukan Rumah Nyaman di Bandung
Nominal PKH dapat berbeda antara satu keluarga dan keluarga lainnya, bergantung pada komponen yang memenuhi ketentuan. Karena itu, angka tersebut tidak dapat dijadikan patokan pencairan bagi seluruh penerima PKH.
Pencairan Masih Berkaitan dengan Tahap Sebelumnya
Laporan transaksi pada 12-13 Oktober 2026 masih berfokus pada bantuan susulan dan validasi sistem untuk penyaluran tahap kedua maupun tahap ketiga. Sejumlah penerima sebelumnya mengalami penundaan atau kendala administrasi sebelum dana masuk ke rekening.
Meski demikian, pencairan di beberapa daerah belum membuktikan bahwa seluruh KPM telah menerima bantuan. Status setiap penerima dapat berbeda sesuai hasil pemeriksaan data dan proses penyalurannya.
Baca Juga: Saung Resep Cinere Depok: Nongkrong Asri Pinggir Danau Gratis
KPM yang belum menerima dana dapat memeriksa saldo serta riwayat transaksi KKS melalui layanan bank penyalur. Status administrasi seperti SPM dan Standing Instruction (SI) juga perlu dibedakan dari kondisi saldo yang benar-benar sudah masuk ke rekening.
Kapan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair?
Jadwal pencairan PKH dan BPNT tahap keempat periode Oktober–Desember 2026 masih menunggu kepastian. Penyaluran diperkirakan dapat berlangsung pada November 2026, tetapi perkiraan tersebut belum dapat dianggap sebagai jadwal resmi.
KPM sebaiknya terus memantau informasi dari kanal resmi dan memeriksa perkembangan status bantuan masing-masing. Transaksi susulan pada pertengahan Oktober tidak otomatis menandakan pencairan reguler tahap keempat telah dimulai.
Baca Juga: Sparklmami Rilis Single si, Bawa Pesan Cinta Diri dengan Sentuhan Jazz Funk
Dengan demikian, laporan saldo masuk hingga Rp970.000 menjadi informasi bagi penerima yang menunggu penyelesaian bantuan tahap sebelumnya. Adapun waktu pencairan tahap keempat tetap bergantung pada perkembangan proses penyaluran dan pengumuman resmi berikutnya.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel