RADAR BOGOR - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta masyarakat untuk waspada jika mendapatkan link pengecekan BSU 2026 dan diminta untuk mengisi Nomor Identitas Kependudukan (NIK).
Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat link cek BSU tersebut bisa jadi merupakan jebakan dari oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisa merugikan orang yang sudah mengkliknya.
Jangan Asal Klik Link Cek BSU atau Memasukan Data Pribadi
Bagi masyarakat yang mendapatkan link tersebut, diimbau untuk tidak langsung menglik atau memasukan kata data pribadi begitu saja.
Baca Juga: Masih Cair Bansos Susulan Tahap 3, Beras 30 Kg Desil 1-4 hingga BSU Rp900 Ribu
Masyarakat harus bisa memastikan bahwa informasi link tersebut berasal dari kanal resmi Kemnaker dan mewaspadai link mencurigakan yang menjanjikan pencairan Bantuan Subdisi Upah (BSU) tersebut.
Di samping itu, jika pada tautan tersebut juga ada logo Kemnaker, link tersebut belum dapat dipastikan seratus persen kebenarannya. Oleh karena itu, jangan langsung percaya hanya tampilannya sama seperti situ pemerintah.
Kemnaker mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tautan yang berasal dari:
Baca Juga: 4 Bansos Ini Disorot Oktober 2026, Ada PKH, BPNT hingga BSU Rp900.000
- Pesan berantai Watshap ata DM yang belum terverifikasi.
- Menggunakan alamat atau domain yang mencurikan.
- Meminta data pribadi atau menjanjikan BSU cair dengan cara yang tidak jelas.
Agar medapatkan infomasi yang benar, masyarakat silahkan untuk memantau kenal komunikasi resmi yang disediakan Kemanker.
Baca Juga: BSU Rp900.000 Cair Akhir Tahun 2026, Simak Cara Cek Lewat Aplikasi JMO
Adapun berkaitan dengan laman BSU Kemnaker saat belum dapat diakses, dengan kata lain untuk bantuan subsidi ini silahkan mengunggu pengumuman resmi dari Kemnaker.***
Editor : Asep SuhendarSumber : Instagram @kemnaker