Bansos BPNT Rp600.000 Sudah SI di SIKS-NG, Siapa yang Berpeluang Cair?

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:13 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @humaskotamojokerto)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM (Instagram @humaskotamojokerto)

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) BPNT sebesar Rp600.000 dilaporkan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri pada 10 Oktober 2026. Statusnya di SIKS-NG telah mencapai SI (Standing Instruction), tetapi pencairan tersebut masih berkaitan dengan susulan atau validasi tahap 3 tahun 2026, bukan tahap 4.

Pencairan tidak berlaku untuk seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), melainkan penerima yang statusnya telah valid. KPM yang sudah menerima bantuan untuk alokasi tahap 3 tidak mendapatkan pencairan ulang untuk periode yang sama.

Sementara itu, melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Rabu, 14 Oktober 2026,, terdapat empat jenis bantuan yang direncanakan untuk periode Oktober-Desember 2026, yaitu PKH, BPNT, bantuan pangan beras, dan Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Baca Juga: BSU Rp900.000 hingga Beras 30 Kg, Simak Sasaran Bansos Oktober 2026

Status Desil dan Exclude Memengaruhi Penerimaan Bansos

Peluang menerima bansos bergantung pada kelayakan KPM, status desil, serta hasil pemutakhiran dan verifikasi data. KPM yang sebelumnya berstatus exclude atau dikeluarkan karena kenaikan desil dapat diproses kembali apabila data terbaru menunjukkan bahwa mereka memenuhi persyaratan. Namun, penurunan desil tidak otomatis menjamin bantuan cair.

KPM yang dikeluarkan karena dugaan keterkaitan dengan game online terlarang juga berpeluang dipulihkan jika pemeriksaan membuktikan identitas atau rekeningnya disalahgunakan pihak lain dan sanggahan diterima Kementerian Sosial.

Adapun KPM yang dikeluarkan karena indikator kepemilikan kendaraan, tanah, atau penghasilan tinggi harus melalui verifikasi sesuai data yang menjadi dasar penetapan. Pemulihan status bergantung pada hasil pemeriksaan dan ketentuan program.

Baca Juga: Kabar Gembira! Penyaluran TPG Guru ASN SKTP Susulan Juli-Agustus Sudah Dimulai

Empat Bansos untuk Periode Oktober-Desember 2026

1. PKH

Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada KPM sesuai komponen keluarga, meliputi ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat. Nominal bantuan berbeda berdasarkan kategori penerima.

2. BPNT Rp600.000

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) direncanakan sebesar Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan, Oktober-Desember 2026. Sasaran yang disebutkan mencapai 18,8 juta KPM dari kelompok desil 1-4. Waktu pencairan tetap mengikuti proses administrasi dan penyaluran.

3. Bantuan Pangan Beras 30 Kilogram

Bantuan pangan beras direncanakan sebanyak 30 kilogram per KPM dengan kuota sekitar 33-35 juta penerima. Program ini terpisah dari BPNT sehingga penyalurannya tidak harus berlangsung bersamaan.

Baca Juga: DPC Demokrat Kota Bogor Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian untuk Sesama

4. BSU Rp900.000

Bantuan Subsidi Upah (BSU) disebut sebesar Rp900.000, dengan perhitungan Rp300.000 per bulan selama tiga bulan. Sasaran yang disebutkan adalah pekerja bergaji di bawah Rp10 juta. Persyaratan resmi dan jadwal penyaluran tetap perlu dipastikan.

Cara Memeriksa Status Pencairan

KPM dapat memeriksa status kepesertaan melalui situs Cek Bansos Kementerian Sosial atau menanyakan perkembangannya kepada pendamping sosial dan dinas sosial setempat. Penerima BPNT juga perlu mengecek saldo KKS untuk memastikan dana sudah masuk.

Baca Juga: Kemnaker Minta Masyarakat Waspada jika Dapat Link Cek BSU 2026

Status SI di SIKS-NG menunjukkan proses telah mencapai tahap instruksi pembayaran, tetapi tidak otomatis memastikan saldo sudah tersedia di rekening. Karena itu, laporan BPNT Rp600.000 pada 10 Oktober masih perlu dibedakan dari penyaluran tahap 4 yang direncanakan untuk periode Oktober-Desember 2026.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Diary bansos
bpnt bansos SI Tahap 4