RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 tahun 2026 untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) reguler belum menunjukkan perkembangan baru berdasarkan pengecekan aplikasi SIKS-NG per 12 Oktober 2026. Perubahan status SI (Standing Instruction) dan SPM (Surat Perintah Membayar) yang terlihat berkaitan dengan penerima baru atau susulan Tahap 3, bukan pencairan reguler tahap keempat.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Ach Haris Efendy pada Rabu, 14 Oktober 2026, penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 4 untuk KPM reguler diperkirakan baru terealisasi pada November atau Desember 2026. Namun, tanggal pasti penyaluran bagi KPM reguler belum diketahui sehingga perkiraan tersebut belum dapat dianggap sebagai jadwal resmi.
Baca Juga: TPG Susulan Cair Bertahap, Simak Prediksi Jadwal Pencairan Tunjangan Oktober 2026
Status SI dan SPM di SIKS-NG
Perubahan status SI dan SPM tidak otomatis menandakan pencairan Tahap 4 sudah dimulai. Status tersebut berkaitan dengan alokasi bantuan bagi penerima baru atau susulan Tahap 3.
KPM perlu membedakan perkembangan administrasi dengan dana yang masuk ke rekening. Munculnya status SI atau SPM tidak menjamin saldo KKS sudah tersedia dan dapat ditarik.
“Penjelasan bahwa setelah dilakukan pengecekan pada sistem SIKS-NG, belum ada progres atau perubahan status pencairan yang signifikan untuk alokasi reguler Tahap 4,” ungkap narator melalui kanal Youtube Ach Haris Efendy.
Baca Juga: Bansos BPNT Rp600.000 Sudah SI di SIKS-NG, Siapa yang Berpeluang Cair?
Imbauan bagi Penerima Susulan
Penerima baru atau susulan disarankan memeriksa saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), memastikan kartu masih aktif, serta memvalidasi informasi kepesertaan melalui pemerintah desa, kelurahan, atau pendamping sosial setempat.
Jadwal penyaluran susulan tidak selalu sama dengan pencairan reguler. Karena itu, perubahan status pada sistem perlu diperiksa berdasarkan alokasi penerima yang sedang diproses.
Jadwal Penyaluran PKH dan BPNT 2026
Penyaluran PKH dan BPNT dibagi menjadi empat tahap, masing-masing mencakup periode tiga bulan:
- Tahap 1: Januari-Maret 2026.
- Tahap 2: April-Juni 2026.
- Tahap 3: Juli-September 2026.
- Tahap 4: Oktober-Desember 2026.
Baca Juga: BSU Rp900.000 hingga Beras 30 Kg, Simak Sasaran Bansos Oktober 2026
Meskipun periode Tahap 4 dimulai pada Oktober, pencairan tidak berarti berlangsung serentak pada awal bulan untuk seluruh KPM. Berdasarkan perkiraan yang disampaikan, penyaluran reguler berpotensi berlangsung pada November atau Desember 2026, tetapi masih menunggu kepastian jadwal.
KPM Diminta Memantau Perkembangan Pencairan
KPM reguler perlu mengikuti informasi penyaluran terbaru dan memeriksa status kepesertaan melalui saluran yang dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, penerima susulan dapat memastikan KKS aktif dan mengecek saldo sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Kemnaker Minta Masyarakat Waspada jika Dapat Link Cek BSU 2026
Hingga 12 Oktober 2026, belum terlihat perkembangan baru pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 bagi KPM reguler di SIKS-NG. Perubahan status SI dan SPM untuk penerima susulan Tahap 3 tidak dapat dijadikan bukti bahwa pencairan reguler tahap keempat telah dimulai.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Ach Haris Efendy