Bantuan PKH BPNT Tahap 3 Cair 2026, Warga Bogor Bisa Cek KKS-nya

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 05:00 WIB
Ilustrasi penarikan saldo KKS bansos (YouTube Arfan Saputra Channel)
Ilustrasi penarikan saldo KKS bansos (YouTube Arfan Saputra Channel)

RADAR BOGOR - Bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dilaporkan masih terus cair hingga 14 Oktober 2026.

Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai daerah membagikan bukti saldo masuk dan penarikan tunai dari Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berbagai bank.

Artikel ini merangkum informasi pencairan tersebut agar Anda bisa mengecek saldo KKS dengan lebih tenang.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Ajak ASN Daftar Agen Perlinsos 2026, Ini Caranya

KKS Mandiri: Saldo PKH dan BPNT Cair

Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, beberapa penerima KKS Mandiri melaporkan saldo sudah masuk.

Di wilayah Ciamis, penerima KKS Mandiri baru keluaran Juli 2026 mendapat saldo BPNT sebesar Rp600.000 dan sudah menariknya secara tunai pada 14 Oktober 2026 sekitar pukul 10.20. Penerima lain juga menarik tunai Rp596.000 dari BPNT tahap 3 pada hari yang sama.

Baca Juga: Cara Mengecek Desil: Pakai Laman dan Aplikasi Resmi Kemensos

Ada pula penerima yang mengecek lewat aplikasi Livin by Mandiri dan mendapati saldo PKH Rp1.500.000 (komponen anak balita, dua orang atau dua tahap) serta BPNT Rp600.000, sehingga total saldo mencapai Rp2.100.000.

Di wilayah Bogor, penerima KKS Mandiri baru keluaran Agustus 2026 melaporkan bantuan cair ganda dan menarik tunai Rp1.725.000 pada 14 Oktober 2026 sekitar pukul 11.42.

KKS BNI: BPNT Tahap 3 Susulan

Baca Juga: 5 Informasi Penting bagi KPM Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026

Penerima KKS BNI sempat melaporkan BPNT tahap 3 belum cair pada hari sebelumnya, diduga karena antrean atau lalu lintas transaksi yang tinggi. Pada 14 Oktober 2026, saldo dilaporkan sudah masuk.

Di Indramayu, Jawa Barat, penerima menarik tunai Rp597.000 dari nominal bantuan Rp600.000.

Jika nominal yang Anda terima sedikit berbeda dari Rp600.000, penyebabnya bisa berupa saldo yang tersisa di rekening atau biaya tertentu, jadi sebaiknya tanyakan langsung ke bank penyalur.

Baca Juga: SI dan SPM Muncul di SIKS-NG, Apakah Bansos PKH BPNT Tahap 4 Segera Cair?

KKS BRI: PKH Cair, Termasuk PKH Validasi

Penerima KKS BRI juga melaporkan pencairan pada 14 Oktober 2026. Satu penerima menarik tunai Rp440.000, sementara penerima lain menarik Rp750.000 untuk PKH komponen anak balita.

Apa Itu PKH Validasi dan Siapa yang Perlu Mengecek

Baca Juga: SI dan SPM Muncul di SIKS-NG, Apakah Bansos PKH BPNT Tahap 4 Segera Cair?

Ada KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT sebesar Rp600.000, namun kini PKH-nya ikut cair karena masuk daftar penerima PKH validasi.

Pencairan PKH validasi untuk tahap 2 dan 3 dilaporkan sudah berjalan.

Sebagian penerima bahkan mendapat tahap 2 pada hari sebelumnya dan tahap 3 pada hari berikutnya.

KKS baru dari BRI maupun Mandiri yang diterbitkan hingga Agustus 2026 juga dilaporkan mulai menerima pencairan tahap 2 dan 3.

Karena itu, pemegang KKS BPNT yang memiliki komponen PKH, seperti anak balita atau anak sekolah, disarankan mengecek saldo untuk memastikan apakah termasuk penerima PKH validasi.

Baca Juga: Wajah Baru SIKS-NG Oktober 2026, KPM Punya Hak dan Kewajiban Ini

Cara Mengecek Saldo KKS

  1. Cek lewat aplikasi mobile banking bank penyalur, misalnya Livin by Mandiri untuk KKS Mandiri.
  2. Cek saldo melalui mesin ATM atau kunjungi kantor cabang bank penyalur.
  3. Tanyakan ke pendamping PKH atau agen penyalur di wilayah Anda.
  4. Cek status penerima bantuan melalui situs resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.

Baca Juga: Wajah Baru SIKS-NG Oktober 2026, KPM Punya Hak dan Kewajiban Ini

Tips Agar Pencairan Lancar

Pastikan kartu KKS dan buku tabungan dalam keadaan baik dan tidak terblokir. Jika saldo belum masuk, coba cek kembali beberapa jam atau keesokan harinya, karena pencairan sering berlangsung bertahap dan bisa tertunda saat transaksi sedang padat.

Waspadai pihak yang meminta biaya, PIN, atau data kartu dengan alasan membantu pencairan, karena pencairan bantuan sosial tidak dipungut biaya.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
bantuan sosial bpnt kpm pkh