BOGOR-RADAR BOGOR, Munculnya rencana revitalisasi Jembatan Satu Duit (Jalan Ahmad Yani, red) mendorong Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim bersikukuh meminta agar akses Pasar Jambu Dua dipertahankan.
Hal itu diutarakan Dedie usai mengikuti Rapat Koordinasi Tindaklanjut Pembukaan Akses Pasar Jambu Dua, yang berlangsung di Balai Kota pada Jumat (2/3/2024).
Karena selain sebagai pintu masuk pedagang dan pembeli pasar, jalan ini juga bisa menjadi jalur alternatif pengendara apabila Jembatan Satu Duit direvitalisasi.
"Jembatan Satu Duit ini usianya lebih dari 30 tahun. Kondisinya tidak baik-baik saja," tekan Dedie saat ditemui Radar Bogor.
Ia mengungkapkan di tahun ini, Detail Engineering Desain (DED) revitalisasi Jembatan Satu Duit mulai dibuat.
Setelah rampung, DED ini akan diajukan ke Pemerintah Provinsi.
Baca juga: Meski Jembatan Cidangder Bogor Ambles, Warga Tetap Nekat Melintas
"Nah kemudian, kalau misalnya tahun depan jembatannya dibangun, berarti harus ada alternatif jalan. Satu-satunya alternatif jalan ya Jalan Jambu Dua ini," tekan dia.
Oleh karena itu, dirinya meminta pihak manajemen tetap membuka akses masuk Pasar Jambu Dua sebelum seluruh proses tersebut selesai.
Akses ini sempat ditutup oleh pihak pengelola Plaza Jambu Dua pada akhir Bulan Desember 2023.
Jalan ini kemudian dibuka setelah Pemkot Bogor yang dipimpin Wali Kota, Bima Arya berdiskusi dengan pihak mal, pada pertengahan Januari 2024.
Namun pembukaan akses ini hanya sementara karena pihak mal membatasi pembukaan hingga 30 April 2024 mendatang.
Namun ke depan, Dedie bakal pastikan jalan itu tetap dibuka, saat revitalisasi Jembatan Satu Duit mulai dilakukan.
"Dari Jembatan Satu Duit mulai dibongkar, jalan pasar harus dipastikan tidak ada lagi kendala atau penutupan," tutup Dedie. (Fat)
Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari
Editor : Rany Sinaga