BOGOR-RADAR BOGOR, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto bersama istrinya Primanita Sukma, dan memboyong anak sulungnya Salma, yang baru pertama kali mencoblos, ke tempat pemungutan suara (TPS) 73 di area parkir masjid Al Ikhlas Perumahan Taman Sari Persada, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Rabu (14/2).
Ketua DPRD Kota Bogor bersama sang istri, anak sulungnya Salma, ayahanda Supeno Efendi dan adiknya, mendatangi TPS pada pukul 10.17 WIB dengan berjalan kaki.
Di area TPS Ketua DPRD Kota Bogor itu juga menghadirkan bazar kuliner dari warga sekitar.
Terdapat lima TPS yang berada dalam satu area tersebut, mulai dari TPS 69, TPS 70, TPS 71, TPS 72, TPS 73.
Sementara Atang bersama keluarga mendapat kesempatan mencoblos di TPS 73.
"Alhamdulillah saya membawa personel keluarga saya lengkap, termasuk pemilih pemula kita, yaitu Salma, Gen Z baru pertama kali nyoblos," kata Atang.
Menurut Atang, pemilih pemula kalangan Gen Z dan milenial yang mendominasi suara pada pemilu ini, sangat penting untuk masa depan Indonesia.
Secara nasional, pemilih muda mencapai angka 55 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 204.807.222 orang.
Mereka berasal dari generasi Z dan Milenial yang berusia 17 hingga 39 tahun.
Di Kota Bogor sendiri, pemilih muda pada Pemilu 2024 mencapai sekitar 52 persen dari jumlah DPT sebanyak 800.181 orang.
Terdiri dari 10 persen pemilih pemula, dan 42 persen generasi Z dan milenial.
"Ini pengalaman tentu bagi pemuda hari ini, tapi saya yakin pengalaman ini akan menjadikan anak muda kita untuk mewarnai Indonesia ke depan," ujarnya.
Ketua DPRD Kota Bogor melihat antusiasme warga sangat luar biasa pada pemilu 2024 ini, karena dari TPS tempatnya memilih hingga laporan dari para kader di lapangan, masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS untuk memilih pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres), DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Bogor.
Baca juga: Salurkan Hak Suara di TPS 73 Cibadak, Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Antusias Lebih Ramai
Ia pun melihat di tempatnya memilih, kreativitas panitia pemilihan yang mampu menggaet UMKM kuliner untuk turut serta meramaikan area TPS dan melayani warga calon pemilih untuk sekedar makanan ringan hingga makan mengenyangkan.
Atang Trisnanto yakin, hal serupa dapat menjadi inspirasi bagi TPS lain ke depan agar pesta rakyat ini dapat dinikmati sesama warga.
"Dan antusiasme warga saya lihat sangat luar biasa, apalagi pak RW dan Jajaran mengkolaborasikan dengan bazar UMKM warga sekitar. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi kita semua, pesta rakyat, pesta Indonesia untuk Indonesia yang bahagia," katanya.
Atang pun berharap, hasil rekapitulasi KPU Kota Bogor nanti dapat menunjukkan angka positif bagi geliat partisipasi pemilih pemilu 2024 di kota hujan itu mencapai lebih dari 90 persen.
Sebagai lumbung suara nasional, Jawa Barat yang dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 memiliki penduduk sebanyak 49,3 juta jiwa.
Di antaranya 1,2 juta jiwa berada di Kota Bogor sangat penting untuk menyumbang suara dalam menentukan nasib bangsa di level pusat hingga daerah lima tahun ke depan.
Dari jumlah 49,3 juta jiwa, BPS mencatat masih ada 5,8 juta jiwa atau 17,43 persen penduduk di Jawa Barat tidak menggunakan hak pilihnya pada pemilu tahun 2019.
Kini, Ketua DPRD Kota Bogor itu optimistis gelombang Gen Z dan milenial sebagai bonus demografi dapat membuat Indonesia lebih matang berdemokrasi, partisipatif dan bermasa depan cerah.
"Insya Allah saya memantau se-Kota Bogor untuk memantau bagaimana pemilu ini bisa berjalan aman, lancar dan kita pastikan, kita dorong, agar partisipasi pemilih semaksimal mungkin, syukur-syukur kalau lebih di atas 90 persen. Sukses untuk Indonesia, sukses untuk Jawa Barat, sukses untuk Kota Bogor," tutup Ketua DPRD Kota Bogor itu.
Penulis: Dede
Editor: Rany Puspitasari
Editor : Rany Sinaga