SUKAJAYA-RADAR BOGOR, Pasca rekapitulasi perhitungan suara pemilu 2024, banyak petugas penyelengara pemilu bertumbangan.
Tidak hanya petugas penyelengara pemilu bertumbangan, dilaporkan pula, dua orang Anggota KPPS meninggal. Data dari KPUD Kabupaten Bogor, tercatat ada dua anggota KPPS yang meninggal dunia. Satu di Kecamatan Leuwisadeng, satu lagu di Sukaraja.
Perhatian pemilu pun tidak hanya pada petugas penyelengara pemilu bertumbangan, tapi juga bagaimana dengan anggota Satpol PP Kabupaten Bogor yang bertugas di wilayah pelosok?
Hingga saat ini, satpol PP tak kalah sibuk. Mereka masih bekerja. Bersama para petugas gabungan lainya.
Adhitiya Gustiadi salah satunya. Kantung matanya sudah mulai menghitam. Ia kurang tidur. Namun, ia masih berkutat dengan kotak suara.
Baca juga: Petugas KPPS Meninggal di Bogor Bertambah, Kali Ini Warga Cilebut Timur
Bersama para linmas juga dan petugas PPS Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Siang itu, selepas solat Jumat, ia bersama dengan petugas lainya mulai memindahkan kotak suara dari PPS menuju gudang logistik di Kantor kecamatan Sukajaya.
"Ini lagi diangkut buat dibawa ke gudang logistik kecamatan," katanya kepada Radar Bogor Jumat (16/2/2024).
Sementara itu Kasi Dalops Satpol PP Kabupaten Bogor Efendi memaparkan, untuk kondisi kesehatan anggota satpol PP yang bertugas selama pemilu 2024 ini dalam keadaan sehat. Belum ada anggota yang tumbang dan jatuh sakit.
"Alhamdulillah Seluruh anggota yang saya sebar di 40 Kecamatan masih dalam keadaan sehat semua," katanya kepada Radar Bogor Jumat (16/2/2024).
Baca juga: Petugas KPPS di Bogor Meninggal Diduga Akibat Penyakit Ini, KPU Siapkan Santunan
Kata dia, ada beberapa lokasi tempat bertugas yang cukup ekstrim. Di antaranya di Kampung Rawa gede, Desa Tugu Utara, kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Juga di Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
"Lokasinya cukup, jauh, namun sebelumnya kami sudah menyiapkan fisik dan stamina bagi para anggota, diharapkan semua anggota tidak tumbang dan bisa menjalankan tugas dengan maksimal," tukasnya.
Sehingga menurut dia, kalau di tempat lain, ada petugas penyelengara pemilu bertumbangan, tapi tidak petugas Satpol PP. (all)
Penulis: Arifal
Editor: Rany Puspitasari
Editor : Rany Sinaga