Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bantu Remaja Terlantar, Dinsos Buka Pelatihan Baby Sitter hingga Montir Secara Gratis

Rany Sinaga • Kamis, 22 Februari 2024 | 20:46 WIB


BOGOR-RADAR BOGOR, UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Remaja (PPSGBR) dan Satuan Pelayanan (Satpel) Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (PSBR) Dinas Sosial Jawa Barat membuka berbagai kesempatan pelatihan keterampilan bagi remaja terlantar di Kota Bogor.





Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Dani Rahadian menerangkan, pelatihan tersebut diberikan secara cuma-cuma untuk membantu warga terutama para remaja terlantar. Pelatihan ini diharapkan bisa membuat para peserta memiliki keterampilan untuk bekerja.





"Semua biaya anggaran pelatihan remaja terlantar ditanggung oleh Dinsos Provinsi Jawa Barat. Pelatihan yang diberikan antara lain pelatihan baby sitter, perawat lansia, pijat, dan montir mobil," terang Dani.





Kriteria peserta pelatihan ini di antaranya remaja terlantar (mengalami permasalahan sosial), berusia 17 sampai dengan 21 tahun, mampu didik dan mampu latih, tidak cacat fisik maupun mental.





Baca juga: Anak Punk Puncak Bikin Resah, Dinas Sosial Kewalahan





"Pelatihan ini diperuntukan bagi remaja yang memenuhi salah satu kriteria ketelantaran di antaranya berasal dari keluarga fakir miskin atau kurang mampu, anak yang mengalami perlakuan salah. Atau ditelantarkan keluarga, kehilangan hak asuh, putus sekolah, yatim atau yatim piatu, maupun tidak tinggal bersama orang tua kandung yang kurang mampu," terang Dani.





Peserta yang berminat mengikuti pelatihan ini dapat mendaftarkan diri dengan cara menghubungi nomor 0858-6045-9613 atau mengisi formulir di https://bit./y/PendaftaranGBR2024.





Dani menjelaskan, setelah mendaftar para peserta akan menjalani assesmen terlebih dahulu. Pengujian yang akan dilakukan meliputi tes kesehatan dan pengetahuan.





Setelah dinyatakan lolos, peserta yang juga remaja terlantar akan mengikuti pelatihan yang akan berlangsung pada Juni 2024 mendatang.





Dani berharap, pelatihan remaja terlantar ini dapat dimanfaatkan maksimal oleh warga Kota Bogor. Sebab menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan yang amat menguntungkan. Terlebih saat ini Pemerintah Kota Bogor belum memiliki anggaran untuk menyediakan pelatihan seperti itu. (Fat)





Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari


Editor : Rany Sinaga
#bogor #remaja terlantar #baby sitter #dinas sosial