KEMANG-RADAR BOGOR, Masjid segi delapan. Begitulah julukan Masjid Birrul Waalidain yang ada di Kampung Parakan Jaya, Jalan Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Masjid Birrul Waalidain itu berwarna dasar putih. Hampir Seluruh bagian tembok hingga lantai masjid berwarna putih. Kecuali pintu dan jendela serta kubahnya berwarna biru.
Segi delapan, bukan saja dari bentuk bangunan Masjid Birrul Waalidain. Semua ornamen yang ada di dalam dan luar masjid berbentuk segi delapan.
Baca Juga: Taman Margasatwa Ragunan, Padat Pengunjung Bukan Alasan Untuk Tidak Berwisata
Lubang ventilasi masjid, juga berbentuk segi delapan. Di setiap sisi lubang ventilasi memiliki garis berwarna biru.
Pun dengan jendela, bentuknya segi delapan. Ukurnya sekitar 1,5 meter. Jendelanya memiliki delapan sisi pada bagian sampingnya dan dua sisi pada bagian tengahnya.
"Jadi masjid ini dikenal dari bentuknya yang khas serba segi delapan," kata Wakil Yayasan Birrul Waalidain, Jallaludin kepada Radar Bogor, Kamis (14/3/2024).
Baca Juga: Gegara Truk Tambang Tutup Jalan di Bogor, Warga Sakit Harus Dibawa Pakai Motor Sambil Pegang Infus
Bentuk serba segi delapan pada Masjid Birrul Waalidain satu itu, kata dia memiliki filosofi sendiri. Masjid dibangun pada tahun 2019. Kemudian diresmikan pada bulan Agustus 2021.
"Jadi segi delapan itu diambil dari bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Juga kebetulan ketua yayasan adalah anak ke delapan juga," tuturnya.
Maka, kata dia selain ada ornamen berwana biru yang menghiasi masjid, juga ada warga merah putih melambangkan bendera Indonesia. Warna merah putih itu ada di setiap bagian jendela masjid Birrul Waalidain satu itu. "Iya, melambangkan hari kemerdekaan," tuturnya.
Untuk kapasitas masjid Birrul Waalidain satu itu, kata dia mampu menampung hingga 300 jamaah. Masjid selain digunakan para siswa juga digunakan warga sekitar. "Saat Ramadan, masjid digunakan tempat tarawih warga," tukasnya. (all)
Editor : Administrator